https://limadetik.com/

Bupati Baddrut Tamam Sebut Pamekasan Memiliki Ciri Khas Sendiri dan “Unik” Perlu Sentuhan Bersama

  • Bagikan
WhatsApp Image 2020 08 20 at 09.55.29 e1606199289963
Bupati Baddrut Tamam saat pisah sambut Kapolres Pamekasan yang baru

PAMEKASAN, LimaDetik.Com – Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur adalah salah satu dari empat Kabupaten yang ada di Pulau Madura. Selain Sumenep, Sampang dan Bangkalan, Pamekasan merupakan eks Kawedanan di wayah madura yang memiliki ciri khas tersendiri.

Hal itu dikatakan Bupati Baddrut Tamam ketika memberikan sambutan selamat datang kepada AKBP Apip Ginanjar SIK.MM sebagai Kapolres baru Pamekasan menggantikan AKBP Joko Lestari SIK.M.Si sebagai Kapolres lama. Acara sambut pisah Kapolres tersebut berlangsung di Pendopo Ronggosukowati, Rabu (19/8/2020).

https://limadetik.com/

“Bapak Kapolres yang baru (AKBP. Apip Ginabjar, red) perlu tahu, Pamekasan adalah kabupaten unik, karena memiliki kekhasan tersendiri dibandingkan dengan tiga kabupaten lainnya di Madura. Karena itu dalam menghadapi berbagai persoalan di daerah ini, harus didiskusikan bersama, jadi untuk mendorong stabilitas menjaga keamanan juga ekonomi perlu sentuhan bersama” katanya yang disambut aplaose oleh segenap yang hadir.

Kepada Kapolres baru, Bupati mengharap dalam melaksanakan tugas di Pamekasan senantiasa diberi kesehatan dan bisa membangun sinergi melanjutkan sinegri yang telah dirintis baik oleh pendahulunya Joko Lestari. Dirinya meyakini jika terjadi sinergi dan kerjasama yang bagus antar elemen terkait maka kabupaten pamekasan akan maju, tentram dan selalu damai.

“Saya berkeyakinan, jika kita terus membangun semangat yang dirintis bersama dengan Forkopimda dan semua elemen sebagaimana dari beberapa tahun yang lalu terus bersinergi, maka sudah pasti kabupaten ini akan maju. Dan sudah pasti di antara Forkopimda akan menbah partisipasi ikatan persaudaraan yang baik insya Allah kita akan maju,” ungkapnya.

Lebih lanjut Bupati muda penuh inspirasi ini menegaskan, kedepan harus dilakukan untuk menyamakan persepsi guna mendukung munculnya partisipasi masyarakat. Partisipasi masyarakat, menurutnya, harus dimuculkan untuk melaksankan beberapa program prioritas pembangunan. Sebab tidak akan ada kemajuan jika tidak ada partisipasi masyarakat dan seluruh elemen yang terkait.

“Saya berharap siinergi dari Pak Joko Lestari oleh Pak Apip mulai dari atas mulai dari kabupaten, kecamatan sampai di desa-desa. Kalau kemudian ini bisa kita lakukan, Insya Allah daerah ini segera bergeser dari kabupaten yang biasa menjadikan kabupaten yang berkemajuan dan berdaya saing serta menjadi kabupaten yang membanggakan bagi seluruh masyarakatnya,” harapnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Tumur inu mengakui, kinerja AKBP Joko Lestari selama menjabat Kapolres Pamekasan, sekalipun masa jabatannya cukup singkat, tidak sampai satu tahun, namun diakuinya, AKBP Joko Lestari memiliki kinerja yang luar biasa. Di antaranya dalam bekerja mensosialisasikan dan menciptakan kampung tangguh di Kabupaten Pamekasan hingga ketertiban dan keamanan masyarakat.

“Sekalipun pak Joko Lestari menjabat Kapolres Pamekasan cukup sungkat tidak sampai satu tahun. Tapi kami mengapresiasi semangat berapi-api yang luar biasa yang dilakukan oleh Pak Joko, Pemkab Pamekasan juga mendukung penuh apa yang dilakukan Pak Joko. Dan besar harapan saya beberapa prestasi ini akan menginspirasi jajaran kepolisian di Pamekasan untuk bekerja lebih memaksimalkan lagi bekerja luar biasa lagi menjaga stabilitas dan kamtibmas di daerah” tegasnya.

Tentunya hal itu juga tambah Bupati Baddrur akan dilakukan oleh Kapolres baru Bapak AKBP Apip Ginanjar yang saat ini sudah resmi bertugas di sini (pamekasan, red), dan kami mwyakini pasti Pak Apip juga punya cara-cara sendiri untuk pamekasan. Doa kami semoga karir AKBP Joko Lestari akan terus bersinar dan segera menjadi Jenderal.

“Kepada Bapak AKBP Joko Lestari, kami ucapkan selamat bertugas di tempat yang baru. Semoga dalam menapaki karier di kepolisian, AKBP Joko Lestari bisa terus berprestasi dan kariernya bagus serta bisa segera menjadi jenderal. Doa ini doa yang ketiga kali yang saya sampaikan. Kemarin di salah satu desa saya juga sampaikan mudah-mudahan gelar AKBP-nya segera hilang dan menjadi jenderal,” pungkasnya.

(Arif/ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan