Bupati Berpamitan di Pengajian Umum Desa Sumbersari Bondowoso

Saat pengajian umum berlangsung di Desa Sumbersari saat bersamaan Bupati Bondowoso, Amin Said Husni kepada ribuan jamaah (Foto: Djok)

BONDOWOSO, Limadetik.com – Bupati Bondowosi menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan Pengajian Umum. Kegiatan itu dilaksanakan di Padepokan Walisongo, Desa Sumbersari, Kecamatan Tamanan.

Pantauan Limdetik.com dalam doa bersama itu, para jamaah pengajian yang datang dari berbagai penjuru Bondowoso ini terlihat antusias mendengarkan Tausiah yang disampaikan oleh penceramah, Rabu, (17/01/2018) kemarin.

Panjatkan doa untuk Bondowoso lebih baik lagi. Dalam acara pengajian akbar itu juga dihadiri oleh bupati Bondowoso dan para tokoh berkharisma serta pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Bondowoso, Ahmad Dhafir-Hidayat.

Dihadapan ribuan jamaah, Dhafir mengungkapkan jika dirinya awalnya tak berniat maju dalam pilkada, “Jika ditanya, dalam benak hati saya sebenarnya tak tertarik untuk maju sebagai Bupati. Namun karena kepemimpinan Bupati Amin sudah berakhir maka para Kiai meminta saya untuk menggantikannya. Apa yang disuruh kyai selalu saya laksanakan, begitu juga dengan perintah untuk meneruskan tugas Pak Amin”, paparnya.

Bupati Bondowoso, Amin Said Husni saat berpamitan Ditempat yang sama, Bupati Bondowoso, Amin Said Husni menyempatkan diri untuk berpamitan dan berdalih dalam kepemimpinannya telah berhasil membawa perubahan yang signifikan dibandingkan dengan daerah lain.

“Tahun ini merupakan tahun puncak saya dalam memimpin Bondowoso dan dalam kesempatan ini juga saya berpamitan serta mohon doanya agar Bondowoso terus dipimpin oleh orang yang mampu membawa masyarakat sejahtera dan saya berterima kasih telah diberi amanah selama dua periode,” ujar Amin.

Selain melakukan Doa bersama, para jamaah juga terlihat khusuk mendengarkan ceramah KH. Kholil As’ad Syamsul Arifin. Putra bungsu Pahlawan Nasional KHR. As’ad Syamsul Arifin ini menuturkan, “Bahwa banyak cara yang dilakukan umat Islam untuk memperkenalkan Nabi Muhammad kepada hamba-Nya”.

“Karena prilaku Nabi merupakan Suri tauladan agar hidup jadi bahagia. Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW ini merupakan cara umat Islam untuk mengingat kelahiran nabi”, kata KHR. Kholil As’ad saat mengisi acara Maulid dan Pengajian Akbar. (Djok/Aka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here