Curahan Isi Hati Rasa Terimakasih Hingga Usulan Menu MBG ke SPPG Grujugan Kidul 02
LIMADETIK.COM, BONDOWOSO – Sejumlah siswa menyampaikan isi hatinya, mengenai menu Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui tulisan tangan dalam secarik kertas.
Tulisan tangan ini diselipkan dalam ompreng MBG usai anak-anak menikmati hidangan, yang disebut surat cinta.
Salah satunya yang diterima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Grujugan Kidul 02 Desa Grujugan Bondowoso.
Kepala SPPG Grujugan Kidul 02, Risqi Fitri Rafika Masriah mengatakan, pihaknya menerima lebih dari 10 surat dari para siswa.
Surat tersebut berisi isi hati para siswa. Ada yang mengucapkan berterima kasih karena makanannya enak, adapula yang request menu tertentu. Mulai dari seblak, ayam geprek hingga ayam katsu.
“Adapula yang secara detail request menu nasi ayam bakar, rica-rica, dan susu cokelat. Kemudian chicken katsu, kentang goreng dan buahnya anggur,” jelasnya pada Limadetik.com, Jumat (16/1/2026).
Menurut Risqi, kebanyakan surat cinta yang masuk berupa request menu. Kebanyakan surat cinta datang dari siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI)/SD.
Kendati banyak siswa request menu tertentu, pihak SPPG tetap ada pertimbangan tertentu. Pihak SPPG lebih dulu melakukan kajian bersama ahli gizi untuk memastikan kandungan nutrisi tetap terpenuhi.
“Setiap ada surat masuk, pasti kami lakukan observasi. Tidak serta-merta langsung membuat menu sesuai permintaan, karena harus disesuaikan dengan standar gizi,” tegasnya.
Menurutnya, berbagai masukan atau request menu, tetap harus disesuaikan juga dengan pagu anggaran yang tersedia, kesiapan masing-masing dapur, serta jadwal menu dan kandungan gizi yang telah ditetapkan.
“Termasuk juga ketersediaan barang. Contohnya ada yang request buah tertentu, kita sesuaikan apakah sedang musim atau tidak. Kalau sedang musim dan harganya murah, bisa kita turuti,” ucapnya.
Risqi menilai ini sebagai bentuk penyampaian aspirasi yang kreatif dan positif dari para siswa. Menurutnya metode ini memudahkan pihak penyelenggara dalam mendapatkan umpan balik secara langsung.
“BGN selalu menyampaikan agar saran dan masukan diterima. Sebab saran, masukan, hingga testimoni siswa dapat menjadi bahan evaluasi pemenuhan menu berikutnya,” pungkas Rizqi.












