FEBIS IAI Tabah Gelar Studium Generale tentang Green Economy dan Sharia Compliance
LIMADETIK.COM, LAMONGAN – Fakultas Ekonomi Bisnis Islam dan Syariah (FEBIS) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI Tabah) Lamongan menyelenggarakan kegiatan Studium Generale pada Senin, 20 Januari 2026, bertempat di Auditorium IAI Tabah, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai.
Mengusung tema “Menuju Ekonomi Global Berkelanjutan: Peran Strategis CEO dalam Mengintegrasikan Green Economy dan Sharia Compliance”, Selasa (20/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan akademik mahasiswa mengenai tantangan dan peluang ekonomi global yang berkelanjutan dalam perspektif ekonomi dan hukum syariah.
Studium Generale ini menghadirkan Pradita Aditya, S.H., CEO Duta Merpati & Persela Commercial Director, sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya peran pimpinan perusahaan (CEO) dalam mengintegrasikan prinsip green economy dengan kepatuhan syariah sebagai fondasi pembangunan ekonomi yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemaslahatan.

Menurutnya, integrasi nilai keberlanjutan lingkungan dengan prinsip syariah tidak hanya menjadi tuntutan global, tetapi juga peluang strategis bagi institusi bisnis untuk meningkatkan daya saing dan legitimasi sosial.
“Ekonomi syariah memiliki modal nilai yang kuat untuk mendorong praktik bisnis yang ramah lingkungan dan berkeadilan,” ujarnya.
Kegiatan ini dipandu oleh Siti Wiana Arti, mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah, yang bertindak sebagai moderator. Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif mahasiswa dan dosen, khususnya dalam membahas implementasi konsep green economy dalam praktik bisnis syariah di Indonesia.
Pihak fakultas berharap kegiatan Studium Generale ini dapat memperkuat sinergi antara dunia akademik dan praktisi, serta mendorong mahasiswa untuk memiliki perspektif kritis dan aplikatif terhadap isu-isu ekonomi global kontemporer berbasis nilai-nilai Islam.
Studium Generale ini menjadi bagian dari komitmen FEBIS IAI Tabah Lamongan dalam meningkatkan kualitas akademik dan relevansi keilmuan mahasiswa di tengah dinamika ekonomi global yang terus berkembang.












