PAMEKASAN, Limadetik.com – Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) menggelar sosialisasi di pondok pesantren Banyuanyar Pamekasan, sebagai salah rentetan kegiatan tahunan Pondok – Pesantren yaitu penyerahan guru tugas oleh Penanggung Jawab Guru Tugas (PJGT) yang berjumlah kurang lebih 500 santri, termasuk didalamnya FKMSB Wilayah dari 11 kabupaten kota. Pantau media Limadetik.com Minggu,(15/4/2018).
Acara yang dimulai pada pukul 08.00 tersebut diawali dengan serah terima dari PJGT kepada pengurus Penanggung Jawab Guru Tugas Pondok Pesantren Banyuanyar. Penyerahan tersebut, merupakan tanda bahwa pengabdian para santri di tempat tugas dinyatakan sudah selesai, para guru tugas di sambut oleh ketua pengurus PP.Banyuanyar Drs. Khalil As’ari.

Kholil As’ari menyampaikan banyak terimakasih kepada para guru tugas karena telah mengabdi dengan membawa tugas, amanah, dan tanggung jawab pondok pesantren di tempat tugas masing-masing.
“Tempat kuliah bukanlah ukuran kualitas para santri tetapi kemauan dari dan kesemangatan menuntut ilmu adalah penentunya” Tuturnya.
Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa pondok pesantren sudah memiliki wadah untuk Santri yang ingin melanjutkan kuliah yaitu STIBA (Sekolah Tinggi Bahasa dan Sastra Arab).
“Ada dua hal yang akan di dapat jika kuliah di STIBA yaitu bisa kuliah dan bisa mengabdi kepada pondok pesantren. Nilai-nilai pengabdian secara langsung kepada pondok pesantren inilah yang menjadi hal penting ketika kuliah di STIBA” tegasnya.
Ketua umum FKMSB Achmad Sya’roni dalam sambutannya memberikan deskripsi tentang FKMSB dan hal yang berkaitan dengan kampus-kampus di Indonesia.
Harapan dari ketua umum pusat FKMSB adalah bahwa apabila Santri kelak berada di kampus maka jangan sampai menghilangkan nilai-nilai kesantriannya.
“Santri atau Mahasantri merupakan agen dari berbagai perubahan. Perubahan-perubahan tersebut akan terjadi apabila nilai-nilai kesantriannya tetap di perkokoh ketika sudah menyandang predikat sebagai mahasiswa” ucapnya.
Di acara tersebut, para koordinator wilayah juga diberi waktu untuk mengenalkan kampus – kampus yang ada di wilayah masing-masing dengan harapan para santri (guru tugas) dapat memilih kampus yang mereka inginkan. Setelah acara tersebut selesai, para santri di persilahkan untuk mendatangi stand – stand wilayah yang telah disediakan, yaitu stand Wilayah Sumenep, Pamekasan, Bangkalan, Surabaya, Sidoarjo Probolinggo, Malang, Jogjakarta, JaBoDeTaBek dan stand dari Wilayah Kalimantan Barat.
Di stand itulah berbagai brosur dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia disediakan, selanjutnya acara sosialisasi ini, diakhiri dengan Sowan bersama kepada Pengasuh Pondok – Pesantren Banyuanyar. dan disinilah puncak kepuasan dari silaturahmi kawan-kawan FKMSB Nasional. (hl/yd)