Generasi Muda Bersinergi Hadapi Teroris dan Radikalisme

PALANGKA RAYA, Limadetik.com — Keprihatinan terhadap Kondisi bangsa Indonesia saat ini, khususnya rasa nasionalisme generasi muda. Maka, momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), dijadikan sebagai perenungan untuk mencari solusi bersama terhadap Teroris dan Radikalisme (Terad) Kamis, (24/5/18).

Komandan “Menwa Maharaya” Kalteng Heru Setiawan menegaskan, saat diskusi tentang bahaya teroris dan radikalisme di aula KNPI Kalteng dalam peringatan Harkitnas, yang diprakarsai tunas borneo bahwa, bahwa generasi muda saat nya harus bergandeng tangan dan rapatkan barisan melawan tantangan dan hambatan faham radikalisme dan terorisme di Negeri ini.

“Generasi muda dituntut untuk selalu optimistis dalam menatap masa depan bangsa, dan kami berharap generasi muda bersinergi merapatkan barisan untuk menghadapi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik dari faktor internal dan eksternal berupa bentuk teror dan radikalisme yang dapat menimbulkan disintegrasi bangsa” tegasnya.

Dijelaskan Heru, perlunya mengimplementasikan pancasila melalui pengamalan butir butir pancasila untuk menjaga NKRI yang Bhinneka Tunggal Ika dan menjalankan UUD 1945 agar Indonesia terhindar dari disintegrasi bangsa. “Empat konsensus kebangsaan menjaga dari disintegrasi bangsa”, papar mantan aktivis kampus ini seraya menguraikan untuk menghindari dari perekrutan teror dan radikalisme.

Lebih lanjut Komandan Kokam Kalteng ini memaparkan bahwa, kita harus bisa mengelola semua aspek Astagatra dari ancaman terad melalui cyber dengan menyampaikan pesan damai untuk mewujudkan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Perlunya kita mengelola semua aspek astgatra dari ancaman faham radikalisme dan terorisme dengan pesan damai, sehingga Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, aman, tentram, adil dan makmur, sejahtera dan berkemajuan dapat terwujud,” pungkasnya. (ris/rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here