https://limadetik.com/

Halaqoh Dakwah dan FKDMI Award Dalamrangka Peringatan Harlah ke-24 FKDMI

  • Bagikan
IMG 20191220 181744
Ketua Umum FKDMI, Moh.Nurul Huda

JAKARTA, Limadetik.com — Pengurus Pusat Forum Komunikasi Da’i Muda Indonesia (FKDMI) menggelar halaqoh da’wah dan FKDMI award dalamrangka memperingati hari lahir (harlah) ke- 24 FKDMI yang akan berlangsung besok, Sabtu (21/12/2019) tepat jam 09.00.Wib sampi selesai, di Hotel Bintang Jln. Raden Saleh Raya No.16, Jakarta Pusat.

Pada kegiatan halaqoh ini FKDMI sengaja mengusung tema ”Implementasi Nilai kebangsaan di kalangan Generasi Muda dalam Menangkal Radikalisme dan Intoleransi dalam Dunia Dakwah”.

https://limadetik.com/

Menurut Ketua Umum FKDMI, Moh.Nurul Huda bahwa pelaksanaan acara halaqoh dan harlah ke 24 FKDMI ini dilaksanakan dengan dasar pemikiran yakni,dampak percepatan dan pergeseran masa ke-arah modernitas yang tak terbendung, memicu reaksi yang tak melulu positif terhadap perkembangan peradaban bangsa ini. Setidaknya, paling minimal, masa modern di era post truth ini semakin memperlebar ruang perbedaan dan perpecahan di antara umat berbangsa bernegara yang majemuk ini.

“Bersamaan dengan itu, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di era digital saat ini tak hanya memberi surplus positif. Namun juga menjadi ancaman dan nilai “minus” yang relatif memecah belahkan persatuan dan nilai-nilai kebangsaan yang mapan. Sehingga, propaganda intoleransi dan bahkan paham radikal yang dengan sengaja diciptakan, menyebar dengan cepat ke seluruh line kehidupan bangsa ini” kata Moh.Nurul Huda, Jumat (20/12/2019) melalui pesan WhatsAppnya.

Menurutnya, lebih dari sekedar itu, hari ini bangsa Indonesia sedang dalam ancaman berbagai persoalan yang datang tumpang tindih dari empat arah penjuru mata angin sekaligus, seperti polarisasi yang semakin kuat merongrong serta mengancam persatuan dan keragaman bangsa. Oleh karenanya, bangsa kita yang belum tentu sepenuhnya paham dan mengerti wawasan kebangsaan dan moderatisme Agama sangat mudah percaya dengan berbagai propaganda tersebut. Sehingga dengan sangat mudah terafiliasi paham radikalisme dan gerakan intoleransi.

“Parahnya, pengasong paham radikal dan propaganda intoleran telah masuk keberbagai lini kehidupan masyarakat. Mulai dari lini politik, ekonomi, agama hingga sosial dan kebudayaan. Hal yang sama juga terjadi dalam dunia dakwah yang telah terjaring isu radikalisme dan gerakan intoleransi. Terbukti, mereka para pengasong “islam radikal” telah masuk dan menguasai majelis taklim masjid-masjid pemerintahan hingga majlis taklim di pelosok desa” terangnya.

Ketum FKDMI juga memberikan gambaran kondisi bangsa Indonesia yang kian terancam dari paham radikal dan gerakan intoleransi tersebut sudah seharusnya dicarikan solusi konkrit agar NKRI tetap utuh dan kokoh. Maka kebutuhan saat ini adalah menguatkan pilar-pilar dakwah dengan narasi nilai-nilai toleransi.

“Atas dasar pemikiran tersebut, sebagai da’i muda merasa terpanggil untuk turut serta meneguhkan kembali nilai-nilai toleransi dalam rangka melawan gerakan radikalisme dan intoleransi. Sebab ancaman tersebut bertentangan dengan ajaran Islam dan berdampak pada perpecahan antar umat dan warga negara Indonesia’ harapnya.

Pria asal Lamongan, Jawa Timur ini menegaskan, bahwa Forum Komunikasi Da’i Muda Indonesia (FKDMI) merasa tertuntut untuk mengembangkan sistem dakwah yang lebih masif, efisien dan efektif untuk ikut menyelesaikan ancaman radikalisme dan intoleransi di tengah-tengah masyarakat kita.

“Maka dari itu, FKDMI bermaksud untuk menyelenggarakan kegiatan Harlah FKDMI yang dirangkai dengan kegiatan Halaqoh Da’wah dan FKDMI Award, dengan rincian maksud dan tujuan sebagaimana terlampir” papar peria yang mudah bergaul ini.

Alumni Pondok-Pesantren Tarbiyatut Tholabah, Kranji paciran Lamongan ini menyebutkan, tujuan dari kegiatan ini adalah diantaranya; Meningkatkan peran dan fungsi kaum muda guna ikut mengatasi problematika kebangsaan dalam semua aspek kehidupan nasional. Menyampaikan pesan Islam rahmatan lil alamin kepada masyarakat luas dengan berbagai media dakwah, baik melalui mimbar maupun media sosial.

“Disamping itu, tujuannya termasuk juga, melakukan gerakan melawan radikalisme dan intoleransi yang berdampak perpecahan terhadap umat dan warga masyarakat. Mendorong terciptanya kesadaran kolektif akan literasi media agar masyarakat terhindar dari ancaman dan persebaran paham radikal dan gerakan intoleransi. Membuat gerakan sosial untuk membentengi masyarakat dari ancaman radikalisme dan intoleransi” tukasnya.

Kegiatan ini terang Moh.Nurul Huda dikemas dalam bentuk kegiatan Harlah FKDMI dan Halaqoh Da’wah ini yang di dalamnya pertama, Halaqoh Dakwah dan Seminar Nasional, kedua Workshop dan Pelatihan membuat narasi damai anti radikal, ketiga Pemberian Anugerah/FKDMI Award kepada beberapa Tokoh terpilih. Dan yang keempat adalah Pelantikan Pengurus Wilayah dan Cabang Se DKI Jakarta.

Sebagaimana diketahui, ada 9 orang narasumber yang diundang dalam Peringatan Harlah FKDMI dan Halaqoh Dakwah ini, diantaranya; Drs. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M. Si (Wakil Menteri Agama RI), Dr. H.M. Asrorun Ni’am Sholeh, MA (Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI), Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H. (Kepala Badan Penanggulangan Terorisme/BNPT), Dr. KH. Luthfi Attamimi, M.A. (Sekjen Lembaga Persahabatan Ormas Islam / LPOI), Drs. KH. Amiruddin Mahrawi, M.Pd.I. (Pengurus Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama / LD PBNU), Dr. KH. Nuril Arifin Husain, M.BA. (Pengasuh PP. Soko Tunggal Abdurrahman Wahid Jakarta dan Ketua Umum Patriot Garuda Nusantara/PGN), H. Hasanuddin Ali (CEO Alvara Research Center), Dr. Ali Muchtar Ngabalin, Lc. M.A. (Ketua Umum BAKOMUBIN/Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia). Dan yang trakhir Abdul Wahab (Founder dan CEO Santri Online/Ketua Umum Yayasan Santri Progresif).

Sementara untuk para peserta kegiatan Harlah FKDMI dan Halaqoh Dakwah ini akan diikuti oleh berbagai kalangan dengan perincian sebagai berikut:

1. Pengurus Pusat FKDMI.

2. Utusan dari Pengurus Wilayah FKDMI se-Indonesia.

3. Utusan dari Pengurus Cabang FKDMI se-Jabodetabek.

4. Pimpinan OKP Tingkat Nasional.

5. Pimpinan Lembaga Dakwah Tingkat nasional.

 

Bagi para peserta boleh menghubungi Kontak Person:

Moh. Nur Huda   (Ketua Umum PP. FKDMI) : 0812-8678-9355.

Moh. Munif Sulaiman (Ketua Panitia)  : 0813-8965-2629. (*)
Penulis: Yd
Editor: Why
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan