anggota polisi saat memeriksa skakel listrik dirumah korban

SUMENEP, Limadetik.com – Saat mengecas atau mengisi baterai handphone (HP) sebaiknya berhati-hati. Pasalnya, Serlis Jalila yang masih berumur 9 tahun tewas diduga tersengat aliran listrik saat ngecas HP, Selasa (9/1/2018).

Anak yang beralamat di Dusun Karang Anyar, Desa Karang Budi, Kecamatan Gapura, Sumenep, Jawa Timur ditemukan dalam kondisi kaku di dalam kamar oleh ibu kandungnya yakni, Sari Wulandari.

“Korban meninggal dunia diduga kesetrum aliran listrik pada saat ngecas HP,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukid.

Dalam peristiwa itu, polisi meminta keterangan saksi-saksi, yakni Syaiful Islam (48) dan Moh. Rasul (35). Kedua saksi merupakan warga setempat.

“Kami mengamankan barang bukti (BB) sebuah charger HP warna hitam dengan kabel warna putih panjang kurang lebih 70 Cm,” bebernya.

Peristiwa naas itu berawal ketika ibu korban pulang mengajar di SDN baban (sebagai guru Honorer) mendapati anaknya tergeletak dikamar dalam keadaan tidak sadarkan diri didekat colokan listrik/stop kontak. Mengetahui anaknya tidak sadarkan diri, langsung berteriak minta tolong. Kemudian datang saksi untuk melakukan pertolongan.

Korban langsung dilarikan RSUD Moh. Anwar Sumenep. Hanya saja sesampainya di RSUD Moh. Anwar,  korban dinyatakan telah meninggal dunia.

“Korban mengalami luka bakar pada bagian dada. Setelah itu langsung bawa pulang kembali, karena keluarga menolak dilakukan secara otopsi, “tukasnya. (Hoki/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here