IKAPI Jawa Timur Gelar Bimtek Penulisan Buku Non Teks 2019

×

IKAPI Jawa Timur Gelar Bimtek Penulisan Buku Non Teks 2019

Sebarkan artikel ini
IMG 20190921 WA0199

SURABAYA, limadetik.com — Dalamrangka peningkatan kualitas buku nonteks, Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan Buku Non-teks 2019. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya itu diikuti oleh 147 peserta dari berbagai provinsi.

Ketua Ikapi Jawa Timur Fatkul Anam berharap, dengan kegiatan itu para penulis, editor, dan ilustrator serta penggiat perbukuan memahami kriteria buku-buku yang lolos penilaian di kementerian. Selain itu, untuk pemenuhan kebutuhan buku non-teks di pusat perbukuan dan badan pengembangan bahasa dan perbukuan nasional.

Ia menambahkan, penilaian buku yang dilaksanakan sepanjang tahun dan regulasi baru di pusat perbukuan membuka peluang bisnis buku non-teks. Anggaran untuk pengadaan buku non-teks dari pemerintah yang mencapai 5,2 Triliun diharapkan mendorong peningkatan ekosistem perbukuan.

IMG 20190921 WA0197
Ikapi Bimtek penulisan buku non teks

“Dari bimtek ini saya berharap semakin banyak buku yang lolos penilaian,” harap Anam, Sabtu (21/9/2019).

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Penilaian dan Pengawasan Buku Supriyatno mengaku, masih banyak penerbit yang belum mengetahui penilaian perbukuan dibuka sepanjang tahun. Saat ini proses penilaian masih di cut off untuk yang ke-1240 judul buku, tetapi sudah mempersiapkan untuk membuka penilaian lagi untuk judul yang ke-1241 dan seterusnya.

Selain permasalahan tersebut, lanjut Supriyatno, ketidaklayakan buku dikarenakan tidak sesuai dengan kode etik penerbitan, pencantuman sumber, pengambilan sumber, dan lain-lain. “Kebanyakan mencantum sumber dari google, padahal google bukan sumber tetapi alat pencari di internet,” katanya.

Kebijakan dan regulasi tahun 2017 yang melibatkan tokoh penerbitan dalam penentuan penerbitan buku diharapkan memacu penulis dan industri penerbitan. Selain itu juga ada perubahan instrumen penilaian, mekanisme penilaian, dan lain-lain. Intinya, pendaftaran bisa secara online dan pengiriman naskah dapat melalui jasa pengiriman.

Supriyatno juga mengapresisasi Ikapi Jawa Timur karena paling aktif mengadakan bimtek penulisan.

Menutup materinya ia memyampaikan bahwa pusat perbukuan saat ini kekurangan buku tentang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Artinya, ada peluang besar lolosnya bagi buku-buku tersebut.

Bimtek kali ini Ikapi Jawa Timur menghadirkan 4 narasumber yang membahas 4 topik berbeda. Mereka adalah Kepala Bidang Penilaian dan Pengawasan Buku, Pusat Perbukuan, Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Supriyatno, MA yang membahas Kebijakan Perbukuan. Ketua Panitia Penilaian Buku Non-teks Pelajaran Bahrul Hayat, Ph.D yang membahas Regulasi dan Filosofi Mutu Buku Non-teks; anggota Panitia Penilaian Buku Non-teks Pelajaran Bambang Trim yang memaparkan Instrumen dan Kiat Lolos Penilaian Buku Non-teks.

Selanjutnya narasumber ke-4 yakni Drs. H. Mursyid Burhanuddin, M.Si dari Dewan Pertimbangan Ikapi Jatim yang meyampaikan materi Peluang Pemasaran Buku Non-teks. (tnt/why)