PAMEKASAN, limafetik.com – Hujan yang cukup deras disertai angin kencang dan petir yang terjadi di Wilayah kabupaten Pamekasan, Senin (4/2/2019) sore kemarin, sekitar Pkl.15.00 WIb mengakibatkan sejumlah rumah, pohon roboh dan bangunan di sejumlah lokasi mengalami kerusakan.
Berdasarkan rilis laporan yang disampaikan koordinator Supervisor BPBD Pamekasan pada Senin malam, Budi Cahyono menyampaikan, hujan dengan intensitas tinggi di serta angin kencang menyebabkan beberapa lokasi terdampak bencana kerusakan.
“Beberapa pohon tumbang di antaranya di desa Jarin Kecamatan Pademawu 3 pohon roboh, di Desa Larangan tokol Kecamatan Tlanakan 2 buah roboh,” jelas Budi Cahyono, Senin (04/02/2019) malam.
Badan Penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan bersama TNI dan Polri daerah setempat turun langsung untuk melakukan pemotongan pohon yang roboh serta mendata sejumlah kerusakan rumah milik warga dan membantu mengevaluasi runtuhan atap rumah yang rusak.
Selain itu, berdasarkan hasil pendataan di lokasi kejadian, tiga (3) Rumah di desa Sopa’ah Kecamatan Pademawu mengalami kerusakan. Diantaranya milik Buniri, Busaham dan Sadin.
“Rata – rata atap rumahnya yang rusak,” singkat Budi.
Sementara di desa Ceguk, kubah masjid LDII juga mengalami kerusakan akibat angin kencang yang menghantam dengan taksir kerugian mencapai 40 juta rupiah.
Rumah warga di desa Ceguk Kecamatan Tlanakan juga mengalami kerusakan. Diantaranya atap rumah milik Yulianto yang rusak ditaksir mengalami kerugian 1,5 juta rupiah, rumah milik Urip juga ditaksir mengalami kerugian 3 juta rupiah.
Budi Cahyono menjelaskan, hujan turun yang disertai angin kencang dan petir itu juga merobek atap yang terbuat dari besi baja ringan, yakni Galfalum.
“Galfalum milik Pak Heri di Bawa angin 50 meter dari Posisi awal,” lanjutnya.
Data terakhir, tower radio IAIN Madura juga mengalami roboh dengan taksir kerugian mencapai 10 juta.
Menurut Budi Cahyono, data yang dirilis tersebut masih data sementara. Sebab, disejumlah lokasi lainnya juga belum di cek ke lokasi kejadian.
Misalnya, di wilayah Kecamatan Larangan yang juga terdapat sejumlah laporan adanya kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang.
Peristiwa ini juga mengakibatkan sejumlah jaringan listrik di sejumlah wilayah di Kabupaten Pamekasan mengalami padam.
Budi berjanji, data-data kerusakan rumah maupun yang lainnya akan di update kembali setelah pihaknya melakukan kroscek langsung ke wilayah atau lokasi terdampak bencana lainnya. (PW/Arif)