https://limadetik.com/

Juarai Desa Berseri, Desa Jrangoan Galakkan Tanam Ribuan Pohon

  • Bagikan
IMG 20200309 WA0074
Bupati Sampang ikut Aksi Tanam Pohon, di Desa Jrangoan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.

SAMPANG, Limadetik.com – Pasca juarai Desa Bersih dan Lestari (Berseri) tingkat Kabupaten tahun 2019 menyisihkan 8 Desa lain di Kabupaten Sampang. Desa Jrangoan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, kini Desa Jrangoan menindaklanjuti dengan melakukan aksi tanam 8.000 pohon di lahan kosong yang berada di Desa setempat.

Aksi penanaman pohon tersebut dihadiri langsung Bupati Sampang, forum koordinasi pimpinan daerah (Forkompimda), jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Camat dan aliansi kepala desa (AKD) Kabupaten Sampang, Senin (9/3/2020).

https://limadetik.com/

Kepala Desa Jrangoan H. Mustofa saat sambutan di hadapan Bupati dan Forkompinda, ia mengatakan hadirnya Bupati Sampang menjadi motivasi kami untuk terus bekerja menjaga lingkungan Desa dengan melakukan penanaman pohon, sebab saat ini beberapa pohon di Desa sudah mulai berkurang dan butuh diremajakan agar bisa dinikmati generasi selanjutnya.

“Selain itu, aksi gerakan penanaman pohon ini kami menerima bantuan langsung bibit dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS), diantaranya bibit Trembesi, Sengon, Akasia, Juwet, Kelor, Jambu, Nangka, Matoa, Klengkeng, dan Sirsak. Hal ini dampak positif setelah Desa kami meraih juara 1 Desa Berseri 2019 tingkat Kabupaten yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Insya Allah tahun 2020 ini mewakili Kabupaten Sampang Desa Berseri tingkat Provinsi” jelasnya.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat membuka gerakan aksi tanam pohon di Desa Jrangoan, ia sangat mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan kepala Desa Jrengoan dan ini harus di contoh oleh kepala Desa lain yang berada di Kabupaten Sampang. Terlebih Desa Jrangoan juga akan mewakili Kabupaten Sampang Desa Berseri tingkat Provinsi.

“Kami sebagai Kepala Daerahi sangat mengapresiasi sebagai langkah nyata untuk mencintai lingkungan dengan penanaman pohon seperti saat ini, pohon-pohon yang ada harus diremajakan, apalagi Desa Jrengoan secara geografis berada di tengah-tengah tiga Kecamatan yakni Kecamatan Omben, Sampang, dan Kecamatan Kedungdung, jika pohonnya banyak maka akan juga berdampak pada penanggulangan banjir di Sampang Kota, dan Alhamdulillah musim hujan tahun ini Sampang masih terbebas dari banjir hal ini merupakan kerjasama bagi semua masyarakat untuk menjaga lingkungan dan menghidupkan kembali semangat gotong royong” kata Bupati Sampang.

Sementara di tempat yang sama, Imam Irawan Kabid Konservasi, Rehabilitasi, Lingkungan dan Pertamanan DLH Sampang, Ia menambahkan program Desa Berseri sudah kami lakukan setiap tahun secara berkelanjutan termasuk Desa Jrengoan tahun 2019 sebagai juara 1 dan Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung juara 2. Program Desa Berseri ini hanya Impac saja untuk terus memotivasi Desa, intinya kami barharap masyaramat desa secara konsisten menjaga lingkungan salah satunya dengan rutin melakukan penanaman pohon.

“Setelah melakukan edukasi pada masyarakat Jrengon dengan aparat desa dan selaras dengan visi-misi Bupati dalam rangka menciptakan kendirian Desa, paling tidak ada dua hal manfaat penanaman pohon dalam lima tahun kedepan, pertama fungsi Ekologi yaitu meningkatjya tutupan lahan secara otomatis konservasi tanah dan air, erosi akan minimal tingkat resapan air juga lebih banyak dan sumber-sumber air lebih mudah ditemukan, kedua fungsi ekonomis dengan banyaknya pohon buah yang tumbuh akan menjadi desa agro wisata Desa tumbuhan dan buah-buahan” terang Irawan.

Lanjut Imam Irawan, pihaknya tidak bisa membayangkan betapa hijaunya Kabupaten Sampang jika jumlah 186 Desa/Kelurahan se-Kabupaten Sampang, secara rutin masing-masing Desa/Kelurahan pertahun ditargetkan menanam 8.000 pohon. (Nor/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan