Layanan Digital PT Penggadaian Menopang Kinerja Perusahaan Selama New Normal

×

Layanan Digital PT Penggadaian Menopang Kinerja Perusahaan Selama New Normal

Sebarkan artikel ini
IMG 20210122 000040 e1611249222844

Oleh : Dheanita Isnawati

Mahasiswi Universitas Muhammdiyah Malang


Pandemi Virus Covid-19 yang melanda di Indonesia sejak bulan Maret 2020 hingga bulan Januari 2021 menyebabkan pergeseran kebiasaan, mulai dari bertatap muka menjadi virtual dengan platform digital. Pergeseran ini dikarenakan himbauan dari pemerintah untuk menghindari kerumunan, sehingga terjadi perubahan ke digitalisasi. Sebelum pandemi terjadi, digitalisasi juga sudah diterapkan, namun saat-saat pandemi seperti ini akan sangat bermanfaat dan dibutuhkan.

Digitalisasi sudah merambah ke berbagai aspek, salah satunya adalah pada aspek keuangan. Banyak perusahaan dibidang keuangan yang membuat platform digital dengan tujuan untuk mempermudah nasabah. Pada masa seperti saat ini, nasabah tidak hanya dimudahkan tetapi juga dilindungi, karena dapat bertransaksi secara digital meskipun di dalam rumah dan tidak perlu berkerumun.

Seperti PT. Pegadaian, perusahaan tersebut membuat platform pelayanan nasabah secara digital pada tahun 2018. Peluncuran Pegadian Digital Servis (PDS) bermula untuk menarik para milenial agar tertarik dengan tabungan emas secara digital, namun pada saat pandemi seperti ini sangat membantu para nasabah untuk melakukan transaksi secara daring (dalam jaringan) tanpa harus datang ke outlet. Terbukti pada saat bulan Mei 2020 aplikasi Pegadaian Digital Servis (PSD) telah terunduh sebanyak 1,9 juta.

Pada bulan Pegadaian melakukan kerjasama dengan e-commerce Shopee untuk memperluas akses produk tabungan emas secara praktis dan bisa dari rumah saja. Direktur Shopee Indonesia, Christin Djuarto, berharap kerjasama ini dapat menjadi solusi praktis untuk bertransaksi secara aman dan terpercaya, serta mendukung perluasan jangkauan produk dan layanan produk investasi melalui platform e-commerce untuk seluruh lapisan masyarakat.

Sebelum melakukan kerjsama dengan Shopee, Pegadaian telah menggandeng e-commerce Tokopedia terlebih dahulu sebagai channeling untuk memasarkan emas secara digital melalui tabungan emas, dan dapat merangkul para milenial untuk tertarik menabung dan berinvestasi emas tanpa harus ribet.

Selama new normal PT. Pegadaian mengalami pertumbuhan nasabah pada bulan April 2020, tercatat sebanyak 14,73 juta jiwa dan meningkat pada bulan Mei 2020 menjadi 14,90 juta jiwa. Karena pertumbuhan nasabah meningkat, kinerja pegadaian dapat tetap tumbuh positif meskipun ditengah masa-masa pandemi. Laba perusahaan tercatat pada bulan April sebesar Rp 1,13 triliun dan terus tumbuh pada kuartal ke III, sebesar 1,783 triliun. Ini merupakan bentuk komitmen perusahaan, karena ditengah pandemi tetap dapat melayani nasabah secara langsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan maupun melalui layanan digital, dan tetap memperbaiki layanan digital yang dimiliki.


catatan: semua isi artikel adalah tanggungjawab penulis sepenuhny