PAMEKASAN, Limadetik.com – Kali ini dalam Operasi Sikat Semeru II 2017, Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan berhasil membekuk 27 orang tersangka yang telah di amankan di Mapolres Pamekas,Madura,Jawa Timur.
Kamis siang (21/12/2017) Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan menggelar Press Release, terkait pengungkapan 27 orang tersangka kasus Curanmor dan Kriminal.
Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo,SIK menjelaskan “Rincian dari kasus penangkapan tersangka Pencurian (curat) sebanyak 1 kasus dengan 1 tersangka, pencurian kendaraan bermotor (curanmor)1 kasus dan 1 tersangka, 2 kasus narkoba dengan 2 tersangka, dan 4 tersangka dengan sajam, 2 tersangka dengan kasus miras serta peramanisme dengan 16 tersangka,”
Sementara barang bukti yang telah berhasil diamankan petugas Polres, 4 sajam , uang sebesar Rp 15 juta, 1 sepeda motor Mio warna merah dengan 1 anak kunci T, 1 jirugen bensun, 1 BPKB, 1 handphone, 12 botol miral dan 4 botol miras arak.
Seperti yang dilansur limadetik.com AKBP Teguh Wibowo.SIK menambahkan dengan Operasi Sikat II Semeru 2017 petugas telah bekerja dengan segala upaya untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat pamekasan.
“Alhamduliah dari pihak petugas Polres telah berhasil melakukan tugasnya dengan baik dan berjalan lancar . Namun dalam hal ini kami tetap waspada terhadap akan semua tindakan kejahatan, ” tuturnya.
Sementara dari beberapa kasus yang di gelar selama Operasi Sikat Semeru, dihadpan awak media Kapolres Pamekasan mengatakan bahwa kita perlu untuk lebih perhatian dan waspada terhadap maraknya premanisme yang ada di wilayah Kabupaten Pamekasan.
Dengan hal ini pihaknya tetap akan bertindak tegas terhadap kejahatan yang maraknya di jalanan. Sedangkan pihak kami merencanakan akan kerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) pamekasan untuk melakukan pembinaan dalam kasus premanisme.
Sebagai tugas pokok kami untuk pengamanan dan pengayom masyarakat luas guna menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum Polres Pamekasan.
“Dalam rangka Operasi Sikat Semeru ini kami tentunya akan selalu melakukan Operasi ini terhadap kejahatan para premanisme yang membuat resah masyarakat Kabupaten Pamekasan,” tandas Teguh Wibowo. (mer/red)