JEPANG, Limadetik.com – Gempa bumi berkekuatan 6,1 SR guncang Osaka Jepang, dalam tragedi gempa bumi ini  setidaknya tiga orang tewas dan lebih dari 200 orang luka-luka, setelah gempa berkekuatan 6,1 melanda utara Prefektur Osaka di barat Jepang, berdasrkan laopran media lokal.

Dilansir dari media online ArrahmahNesw.com menyatakan bahwa seorang pria berusia 80 tahun dan seorang gadis muda berusia 9 tahun tewas di Jepang, setelah tertimpa reruntuhan dinding, NHK melaporkan. Beberapa yang lain dilaporkan dalam keadaan “cardiopulmonary arrest,” suatu kondisi yang biasanya digunakan oleh otoritas Jepang sampai pemeriksaan formal telah dilakukan untuk mengkonfirmasi kematian.

Setidaknya 217 orang terluka, terutama di bagian utara Osaka dan wilayah sekitarnya, mengutip data dari kepolisian setempat dan departemen pemadam kebakaran.

Sekitar 170.000 rumah tanpa listrik di Osaka, serta prefektur Hyogo yang berdekatan, menurut operator listrik lokal Kansai.

Setidaknya satu rumah terbakar dan beberapa pipa air besar pecah menyusul gempa, menurut rekaman yang diperlihatkan oleh TV lokal. Guncangan terjadi pada jam sibuk pada Senin pagi, dan memaksa penghentian beberapa layanan kereta api. Sebagai tindakan pencegahan, penerbangan juga tertunda di bandara Osaka.

Banyak komuter di jam sibuk Senin pagi ditinggalkan karena gempa mengganggu operasi kereta di bagian tengah dan barat Jepang.

Meskipun tidak ada laporan kerusakan yang meluas, pihak berwenang Jepang masih menilai dampaknya. PM Shinzo Abe menekankan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama pemerintah saat ini. (ARN/LD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here