SUMENEP, Limadetik.com — Rasa kepedulian terhadap sesama terutama bagi korban gempa bumi pekan lalu di Pulau Sapudi, Sumenep Jawa Timur, Alumni angkatan 91 SMP 3 Sumenep sengaja merogoh kocek untuk disumbangkan, Rabu (17/10/2018) kemarin.
S.Budiarno selaku sekretaris kelompok pada penggalangan dana dikalangan Alumni 91 SMPN 3 Sumenep mengatakan bahwasanya, penggalangan dana sesama alumni ini merupakan murni kegiatan sosial dengan rasa peduli terhadap korban gempa pulau Sapudi.
“Kami turut prihatin dan merasa peduli atas korban gempa di pulau sapudi beberapa waktu lalu, itu sebabnya kami punya inisiatif sendiri untuk ikut serta meringankan beban saudara-saidara kami di sapudi” katanya, Kamis (18/10/2018).
Budi panggilan akrabnya menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi terhadap teman-teman alumni 91 SMPN 3 Sumenep atas kekompakan nya menyisihkan sebagian kecil rizkinya untuk para korban gempa bumi di pulau sapudi.
“Saya salut dan bangga pada semua teman-teman alumni 91 ini, mereka begitu kompak mengulurkan tangan untuk saudar – saudara kita di pulau sapudi, bahkan teman-teman yang berada diluar kota pun tak ketinggalan memberikan bantuannya walaupun itu kecil” terangnya.
Pria yang bertugas di kantor Kejaksaan Negeri Sumenep ini juga menjelaskan, tidak kurang 238 alumni 91 yang tersebar dibeberapa daerah diluar sumenep semuanya terketuk ikut berpartisipasi untuk korban gempa pulau sapudi.
“Teman-teman alumni 91 ini biarpun sudah banyak yang tinggal di luar kota sumenep namun mereka tetap punya kepedulian untuk ikut nyumbang, bahkan ada yang transfer” tutur Budi.
Sementara itu, masih kata Budi untuk dana yang terkumpul mencapai lebih dari Rp.4.000,000 (empat juta rupiah), yang kesemuanya langsung dibelanjakan kebutuhan bagi para korban, seperti beras, indo mie, dan air mineral untuk menghindari fitnah.
“Dana yang terkumpul dari teman-teman semuanya sekitar Rp. 4 Juta dan kita langsung belanjakan kebutuhan pokok untuk segera dikirim ke pulau Sapudi, dan hari ini bantuan itu sudah kita distribusikan melalui BPBD Sumenep, dimana kebetulan ketua dari panitia penggalangan dana ini Mas Heri beliau juga pegawai di BPBD Kabupaten Sumenep” jelas Budi.
Ia melanjutkan, kegiatan penggalangan dana untuk korban gempa bumi di pulau sapudi mereka sengaja tidak turun ke warga dan cukup dikalangan alumni sendiri dengan pertimbangan tidak numpuk di jalanan dan bersamaan dengan yang lainnya.
“Kita sengaja tidak meminta sumbabangan di jalan-jalan agar tidak berbarengan dengan saudara-saudara kita yang lain nya yang melakukan penggalangan dana juga bagi warga sapudi” pungkasnya (yd/rd)