Pasca Ditemukannya Dua Pria dan Satu Perempuan, Kos di Sumenep Bakal Ditutup

SUMENEP, limadetik.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep, Jawa Timur merekomendasikan sedikitnya tiga rumah kos untuk ditutup. Hal itu sebagai tindak lanjut dari beberapa kali razia yang digelar dan menemukan sejumlah kos dijadikan tempat mesum.

Baca: Dua Pria dan Satu Wanita Ditemukan dalam Kamar Kos di Sumenep

Terakhir, Satpol PP gelar razia pada Senin (15/10/2018) malam. Saat itu berhasil menangkap 15 orang. Termasuk menangkap tiga pasangan bukan muhrim. Penegak Peraturan Daerah (Perda) itu juga menemukan dalam satu kamar berisi satu wanita dan dua laki-laki.

“Dalam beberapa kali razia yang kami lakukan, kami selalu berhasil mengamankan sejumlah pasangan yang tidak memiliki ikatan pernikahan. Ada yang sebelumnya sudah kita amankan disalah satu rumah kos, lalu berikutnya kita amankan lagi dirumah kos yang sama,” kata Kepala Satpol PP Sumenep, Fajar Rahman, Kamis (18/10/2018).

Sayangnya, mantan Sekretaris KPU Sumenep itu enggan membocorkan identitas dan alamat tiga rumah kos yang direkomendasikan untuk segera ditutup.

Namun pihaknya memastikan surat rekomendasi telah dilayangkan ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sumenep agar ijinnya dicabut.

“Setidaknya ada tiga rumah kos yang sudah kita rekomendasikan ke Perijinan (DPM-PTSP) karena beberapa kali ditemukan pasangan yang bukan suami istri. Supaya pemilik kosnya dipanggil, biar jelas, kos laki-laki atau perempuan, nah kalau sudah dijadikan tempat mesum seperti itu, agar ijinnya segera dicabut,” tegasnya. (hoki/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here