oleh

Pemerintah dan Muslimat NU Bersama Lawan Covid dengan 3 M

JAKARTA, Limadetik.com – Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, yang biasa disapa Pak Sigit Wijatmoko menghadiri pelantikan dan rapat kerja cabang I Muslimat NU Jakarta Utara di Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang bertemakan 3 M (Mandiri, Manfaat dan Mengakar), Sabtu 12 September 2020.

“Jika pemerintah punya 3 M, maka Muslimat Insya Allah sudah menjalankan dengan baik 3 M pemerintah dengan Mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Muslimat NU Jakarta Utara juga menambahkan 3 M (Mandiri, Manfaat dan Mengakar)” kata Walikota Jakrta Utara, Sigit Wijatmoko, Senin (14/9/2020).

Walikota berharap yang disampaikan oleh pemerintah dapat disampaikan dan dijalankan oleh seluruh rakyat Indonesia. Dan 3 M yang disampaikan oleh pimpinan Muslimat NU Jakarta Utara yakni Hj. Khulwatin Sya’fi’ah, S.Th.I. juga dapat dilaksanakan dengan baik.

“Muslimat NU tidak bisa tinggal diam, Muslimat NU Jakarta Utara harus terus bergerak dan akan selalu mendukung setiap program dan kebijakan pemerintah dalam melawan Covid-19” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Cabang Muslimat NU Jakarta Utara Hj.Khulwatin menuturkan bahwa tujuan dari adanya pelantikan dan rapat kerja ini ada 3 tujuan, yaitu konsolidasi organisasi, merumuskan program kerja Muslimat NU Jakarta Utara dan membuat strategi khusus dalam menghadapi pandemi ini.

“Ada tiga kunci dalam acara ini, yaitu 3 M (Mandiri, Manfaat dan Mengakar) sebagaimana firman Allah dalam surah Ibrahim ayat 24-25 yaitu:
أَلَمۡ تَرَ كَيۡفَ ضَرَبَ ٱللَّهُ مَثَلٗا كَلِمَةٗ طَيِّبَةٗ كَشَجَرَةٖ طَيِّبَةٍ أَصۡلُهَا ثَابِتٞ وَفَرۡعُهَا فِي ٱلسَّمَآءِ ٢٤
تُؤۡتِيٓ أُكُلَهَا كُلَّ حِينِۢ بِإِذۡنِ رَبِّهَاۗ وَيَضۡرِبُ ٱللَّهُ ٱلۡأَمۡثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمۡ يَتَذَكَّرُونَ ٢٥
Artinya: “Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.” terangnya di sela-sela acara pelantikan dan raker cabang 1 Muslimat NU Jakarta Utara.

Dengan 3 M ini lanjut Hj.Khulwatin, Muslimat NU Jakarta Utara diharapkan bisa mandiri, manfaat dan mengakar. Mandiri artinya Muslimat NU harus bisa berdiri sendiri. Muslimat NU tidak berpolitik praktis tetapi Muslimat NU mempunyai tanggung jawab politik, oleh karenanya kita harus mandiri. M yang kedua dan ketiga adalah manfaat dan mengakar, kehadiran Muslimat NU harus bisa dirasakan manfaatnya dan hadir bukan hanya pada sebagian masyarakat tetapi juga pada seluruh masyarakat Indonesia.

“Tujuannya juga agar masyakarat mengetahui siapa Muslimat NU, apa programnya, dan apa amalannya dan dapat dirasakan hadir oleh masyarakat.
Terakhir ketua cabang MNU bersama anggotanya mengucapkan yel-yel Muslimat NU Jakarta Utara. Muslimat NU mandiri, Muslimat NU Manfaat, Muslimat NU Mengakar” pungkasnya.

Dalam acara tersebut turut hadir, Pimpinan Pusat Muslimat, Prof Sri Mulyati dan Sekum PP Muslimat drg.Hj. Ulfa Masfufah, Ketua PW Muslimat NU DKI Jakarta Ny. Hj. Hisbiyah Rochim, Ketua 1 PWM DKI Jakarta Ita Rahmawati, Bendara PWM DKI Jakarta Amirotin, Walikota Jakut, Sigit Wijatmoko dan jajaran Wakasatbimas Polres Jakut, Rois Syuriah PCNU Jakut, Ketua Tanfidziah PCNU Jakut, Kemenag Jakut FKUB, MUI, GP Ansor DKI serta 100 orang peserta.

(Intan Zakiyyah/Yd) 

Komentar

Berita Terkini