Pemkab Sumenep Serahkan Bantuan Bagi Warga yang Terdampak Bencana Alam, Wabup Imam Hasyim Pastikan Tertangani dengan Baik
LIMADETIK.COM, SUMENEP – Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, bersama Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana alam di dua Desa di Kabupaten Sumenep.
Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana angin kencang, maupun bencana alam lainnya yang menyebabkan kerusakan rumah dan terganggunya aktivitas warga di Desa yakni Desa Talang Kecamatan Saronggi, dan Desa Matanair Kecamatan Rubaru.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup KH. Imam Hasyim menyampaikan bahwa pemerintah daerah bergerak cepat untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi, terutama pada masa-masa darurat pascabencana.
“Pemerintah Kabupaten Sumenep hadir untuk memastikan masyarakat yang tertimpa musibah tidak merasa sendirian. Bantuan ini memang tidak sebanding dengan kerugian yang dialami, namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban dan menjadi penguat bagi masyarakat agar tetap tabah,” ujar KH. Imam Hasyim, Rabu (21/1/2026).
Wabup juga meminta agar pihak Kecamatan dan Pemerintah Desa untuk ikut serta membantu warganya yang terdampak bencana angin kencang. “Kami minta Pemdes dan Kecamatan ikut serta membantu warga yang terkena bencana alam, seperti merapikan bangunan rumah yang terdampak” tuturnya.
Bantuan yang diserahkan antara lain berupa paket sembako, kebutuhan logistik, perlengkapan rumah tangga, serta bantuan darurat lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan warga di lokasi terdampak. Proses pendistribusian dilakukan secara langsung agar bantuan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Dinsos Sumenep, Abd. Rahman Riadi menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pendataan terhadap warga terdampak untuk memastikan tidak ada masyarakat yang terlewat dari bantuan sosial. Koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan juga terus diperkuat.
“Pendataan terus kami lakukan bersama perangkat desa dan relawan di lapangan. Kami ingin memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan,” jelasnya.
Di sisi lain, BPBD Sumenep juga tetap siaga dengan menurunkan tim untuk melakukan asesmen dampak bencana, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait langkah-langkah antisipasi jika terjadi bencana susulan.
“Kami selalu siaga 24 jam untuk kepentingan masyarakat, terlebih yang dilanda bencana” ujar Kepala BPBD Ach. Lalily Maulidi.
Warga penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep. Mereka berharap pemerintah terus memberikan pendampingan hingga kondisi benar-benar pulih.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, Dinsos, BPBD, serta unsur terkait lainnya, diharapkan penanganan bencana di Kabupaten Sumenep dapat berjalan cepat, tepat, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.












