SEOUL, Limadetik.com – Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana pada hari Minggu (09/09) bertolak menuju Korea Selatan untuk melakukan kunjungan balasan kepada Presiden Moon Jae-in, dan dalam upaya mempererat kerjasama ekonomi kedua negara.

Kunjungan ke Seoul, Korea Selatan itu dilakukan pada 10-11 September 2018 untuk memperkuat kerja sama ekonomi bilateral antara Indonesia dan Korsel.

Menurut Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, tujuan kunjungan itu untuk memperkuat kerja sama ekonomi, khususnya di situasi ekonomi global. Rencananya Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Korsel Moon Jae-in, serta menghadiri Forum Bisnis RI-Korsel dan pertemuan bisnis “one-on-one”.

Selain itu, pemerintah kedua negara juga akan menyepakati sejumlah nota kesepahaman (MoU) yakni di bidang legislasi, kerja sama imigrasi, kerja sama ekonomi, kerja sama pengembangan sumber daya manusia, kerja sama keamanan maritim, serta kerja sama bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

Kabar kedatangan Presiden Indonesia ke Korea Selatan ini ternyata sudah menghiasi headline media-media utama negara itu sejak minggu lalu, diantaranya Yonhap News Agency, The Korea Herald serta beberapa media berbahasa Korea.

Presiden dan Ibu negara menumpang pesawat kepresidenan Indonesia-1 menuju Korsel dan lepas landas pada pukul 12.20 WIB dari Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta. Sejumlah pejabat yang mendampingi Jokowi dalam penerbangan itu antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong.

Turut mengantar keberangkatan Presiden Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Ibu Mufidah, Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ar/ld)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here