https://limadetik.com/

Komitmen Pemerintahan Bersih, di Hadapan KPK, Bupati Pamekasan Tegas Tolak KKN

  • Bagikan
Sebanyak 227 Penjaga Sekolah di Pamekasan Segera dapat Gaji Bulanan dari Pemkab
FOTO: Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam

PAMEKASAN, LimaDetik.Com – Komitmen Bupati Pamekasan, Jawa Timur Baddrut Tamam dalam menjalankan roda pemerintahan yang bersih bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) secara tegas disampaikan di hadapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bupati Baddrut Tamam menyampaikan pernyataan itu secara langsung dalam acara rapat monitoring dan evaluasi monitoring center prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2020-2021 di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Pamekasan, Rabu (28/4/2021).

https://limadetik.com/

“Saya ingin memastikan bahwa selama saya menjadi bupati di kabupaten ini tidak boleh ada jual beli jabatan. Ini kepastian dari saya sebagai bupati bahwa tidak boleh ada jual beli jabatan,” kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam di hadapan Satgas Evaluasi dan Pencegahan KPK RI.

Hal itu diyakini Bupati, bahwa dengan adanya jual beli jabatan dipastikan berdampak buruk terhadap kinerja aparatur sipil negara dalam memberikan layanan yang maksimal dan execelent kepada masyarakat.

“Sebab kalau sudah jabatannya dijual, disuruh bekerja maksimal dan disuruh kerja bersih tidak mungkin. Karena dalam menempati jabatan itu ada bandrolnya,” tegas dia.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa tersebut menyebutkan, masyarakat saat ini membutuhkan pelayanan yang cepat dan bersih. Untuk melaksanakan pelayanan tersebut harus diawali dengan pemerintahan yang bersih, tanpa harus ada bandrol dalam menempati suatu jabatan.

Selain itu, Mas Tamam sapaan akrab Bupati Pamekasan itu juga memaparkan lima program prioritas yang telah dilaksanakan selama ini. Meliputi, pendidikan, ekonomi, infrastruktur, kesehatan dan reformasi birokrasi. “Komitmen tidak adanya jual beli jabatan merupakan implementasi dari reformasi birokrasi tersebut” tuturnya.

Pada bidang pendidikan sendiri, pihaknya lanjut Bupati telah menyalurkan beasiswa santri dan beasiswa untuk mahasiswa jurusan kedokteran dan beberapa perguruan tinggi kedinasan lain. Seperti akademi militer (akmil) dan akademi kepolisian (akpol).

“Kalau di bidang kesehatan salah satunya melalui program Pamekasan Call Care (PCC) yang telah mendapat pengakuan dari beberapa instansi. Ini adalah komitmen saya untuk mengabdikan diri di Kabupaten Pamekasan” terangnya.

Adapun untuk bidang ekonomi, pihaknya sudah meluncurkan program wira usaha baru (WUB) yang saat ini telah mampu mencetak pengusaha baru di desa-desa. Bahkan, sebagian dari peserta WUB tersebut mampu memproduksi sarung, songkok, sepatu, sandal dan beberapa produk home industri lain sesuai dengan pelatihan yang mereka ambil. Demikian pula di bidang infrastruktur.

“Komitmen kami bagaimana agar kabupaten ini mampu berdaya saing dengan beberapa kabupaten/kota maju di Indonesia, sehingga mampu berkontribusi untuk masyarakat” pungkasnya.

(Adv/Arf/Yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan