Ilustrasi

PAMEKASAN, Limadetik.com — Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan, Taufikkurahman menyatakan, sejumlah Pekerjaan proyek yang memiliki anggaran besar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018, masih berada di Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk dilakukan lelang.  Hal tersebut berdampak terhadap serapan APBD Pamekasan per 30 Juni lalu yang hanya mencapai 30, 69 Persen.

“Capaian itu masih belum diakumulasikan dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (bos) yang pencairannya tidak melalui Kas Daerah,” katanya, menjelaskan, Sabtu di Pamekasan.

Menurut Taufik, tahapan -tahapan pekerjaan tersebut merupakan proses dan bagian dalam pelaksanaan pekerjaan.

“Namun sebagian pekerjaan sederhada yang sifatnya pengadaan langsung, sudah dikerjakan di masing-masing organisasi perangkat daerah,” jelas Taufik.

Pria kelahiran Sumenep ini berharap, tidak ada kendala apapun dalam proses pelaksanaan pekerjaan yang masih dalam tahapan tersebut, sehingga tidak ada kendala apapun di akhir tahunnya nanti.

“Saya berharap, pelaksanaan lelang ini tak ada kendala, sehingga tidak menjadi kendala di akhir tahun anggaran nanti,” tandasnya.  (arf/rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here