Nasional

PUISI: Tulus Sang Ibu

×

PUISI: Tulus Sang Ibu

Sebarkan artikel ini
PUISI: Tulus Sang Ibu
FOTO; Ilustrasi

Puisi Oleh: Herdayanti


Bermula dari tetes demi tetes.
Sigap tenagamupun terkuras lihai deras.
Lalu…..
Bermuara, menggusur pintu kecilmu.

Sudut ruang termaktub menjadi saksi.
Menuntun tangkai kecil berpakaian merah.
Meski usai…..
Sakit kan kian membungkus bahagia asah.

Tulus mu….
Belumlah terbayar meski seiris.
Wahai ibu…..
Inginmu begitu cerdas, berdampingan kian terselaras.

Tulus mu…..
Akankah raga sipenerobos kecil dahulu itu mampu membumikan jeri payahmu…..
Meski….. Tak kau minta.