https://limadetik.com/

Rp. 14 M DBHCHT Pamekasan disumbangkan untuk Jaminan Kesehatan

Penulis: ArifEditor: Wahyu
  • Bagikan
Rp. 14 M DBHCHT Pamekasan disumbangkan untuk Jaminan Kesehatan
FOTO: Ilustrasi BPJS Kesehatan

PAMEKASAN, Limadetik.com – Dana yang dianggarkan khusus untuk jaminan kesehatan bagi warga miskin dan kurang mampu dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) di Kabupaten Pamekasan sebanyak 14 miliar.

Dana tersebut rincian dari 25% di bidang kesehatan dari total DBHCHT 2021 yang diterima Pemkab Pamekasan sebesar Rp. 64,5 miliar.

https://limadetik.com/

Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Kesehatan Primer pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Kuswati dalam keterangan persnya menyampaikan, program tersebut sudah dilakukan sejak awal tahun 2021, saat instansinya menerima DBHCHT dari pemerintah pusat.

“Hingga saat ini, Dinkes Pamekasan sudah membayar iuran PBID pada triwulan kedua lantaran aturan pembayaran BPJS kesehatan tiap tiga bulan sekali. Ada 31.167 warga miskin dan kurang mampu yang terdata oleh Pemkab Pamekasan yang terdaftar sebagai penerima bantuan iuran daerah (PBID) pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan,” terangnya, Kamis (22//7/2021).

Hal tersebut, lanjut Kuswati, bagian dari kepedulian Pemkab Pamekasan di bidang kesehatan dibawah kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam untuk mewujudkan masyarakat sehat.

“DBHCT di Dinas Kesehatan ini difungsikan untuk pembayaran iuran jaminan kesehatan bagi penduduk yang didaftarkan oleh Pemda atau pembayaran iuran jaminan kesehatan bagi pekerja yang terkena PHK. Jadi kami hanya menyediakan kegiatan dan anggarannya disesuaikan dengan numenklatur Permendagri yang ada,” sambung Kuswati.

Menurutnya, untuk menjadi anggota PBID, masyarakat harus mendaftar di Dinas Sosial yang kemudian akan direkomendasi untuk mendaftar sebagai peserta BPJS. Setelah itu, Pemkab Pamekasan akan menanggung biaya kesehatan bagi warga tergolong kurang mampu.

“Tugas kami untuk membiayai iuran preminya saja. Kalau untuk bidang pelayanannya bisa ke puskesmas atau rumah sakit” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan