Satlantas Polres Trenggalek Pasang Papan Peringatan Agar Pengendara Mengurangi Kecepatan di Jalan Trenggalek – Tulungagung
LIMADETIK.COM, TRENGGALEK – Kapolres Trenggalek AKBP Gathut Bowo Supriyono, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Mulyani, S.E., M.Si. menuturkan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Operasi Keselamatan Semeru 2024, Kamis (7/3/2024).
“Iya betul. Papan peringatan di pasang mulai dari jalan raya Karangsoko, kemudian Durenan hingga Baruharjo perbatasan Tulungagung.” jelasnya.
Pemasangan papan peringatan tersebut dengan pertimbangan yang cukup matang dimana pada jalur Trenggalek-Tulungagung merupakan salah satu area black spot dimana kerap terjadi kecelakaan lalu lintas.
“Salah satu tujuan utama dari Operasi keselamatan adalah menekan angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan lalu lintas. Papan peringatan ini merupakan ikhtiar kita agar para pengguna jalan lebih hati-hati dan waspada. jangan sampai menjadi korban kecelakaan lalu lintas.” Imbuhnya.
Lebih lanjut AKP Mulyani menuturkan, guna menyukseskan operasi keselamatan, pihaknya menerjunkan anggota yang tergabung dalam Satgas preemtif untuk menggencarkan sosialisasi dan edukasi tentang tertib berlalu lintas khususnya kalangan milenial dan Gen Z.
Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat berdasarkan data dan evaluasi, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kalangan millenial dan Gen Z masih cukup tinggi sehingga diperlukan langkah-langkah strategis untuk meminimalisir hal tersebut.
Untuk diketahui, dalam Operasi Keselamatan Semeru 2024 ini Polres Trenggalek melibatkan sedikitnya 65 personel yang terbagi dalam beberapa satuan tugas atau Satgas antara lain, Satgas Deteksi, Preemtif, Preventif, Gakkum dan Banops.
Adapun target prioritas operasi keselamatan semeru 2024 antara lain, penggunaan helm tidak SNI, melawan arus, penggunaan HP saat berkendara, berkendara dibawah pengaruh alkohol maupun Narkoba, melebihi batas kecepatan, berkendara dibawah umur, kendaraan tidak sesuai spesifikasi teknis dan balap liar.
“Selain itu, patroli pada titik – titik rawan juga kita tambah agar kamseltibcarlantas yang kondusif bisa terwujut.Tentu saja harus didukung dengan partisipasi masyarakat.Dimulai dari diri sendiri. Tertib berlalulintas adalah cermin budaya bangsa” pungkasnya.