https://limadetik.com/

Satukan Tekad, Germas Terus Lakukan Edukasi Bahaya Narkoba Bagi Generasi Bangsa

  • Bagikan
Satukan Tekad, Germas Terus Lakukan Edukasi Bahaya Narkoba Bagi Generasi Bangsa
FOTO: Kegiatan Ngopi Bareng Germas bersama Kepala Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa, Sumenep

SUMENEP, LimaDetik.Com – Satukan tekad memberikan pemahaman kepada generasi bangsa akan bahayanya pemakaina barang terlarang (narkoba). Generasi Emas (Germas) Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terus lakukan edukasi kepada masyarakat, Minggu (20/6/2021).

Hal ini dilakukan karena dirasa begitu ganasnya persoalan penyalahgunaan narkoba yang masih terjadi di kepulauan Kangean. Kali ini Generasi Emas (Germas) bersinergi dengan kepala Desa Kalisangka untuk berinisiatif memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya di desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa.

https://limadetik.com/

Edukasi tersebut dikemas dengan kegiatan Ngopi bareng Germas berkalaborasi dengan pemerintahan desa kalisangka mengusung tema Desa Bersih Narkoba “Merawat Generasi Desa Anti Narkoba Hidup Sehat Tanpa Narkoba” yang dilaksanakan di cafe AHJ Kalisangka, dengan suasana yang enjoi di pinggir pantai untuk melahirkan suatu formula baru yang bisa menimalisir penyalahgunaan narkoba di desa kalisangka.

Kegiatan tersebut menghadirkan para narasumber yang berkompeten di bidangnya, seperti Kapolsek Kangean yang di hadiri oleh H. Bisri, Pelaksana Rehabilitasi BNNK Sumenep, Nur Afni Suraie dan Tokoh Agama yang dihadiri Moh.Ali Hanafi.

Di kesempatan itu, H. Bisri mengatakan, bahwa Polsek kangean selalu berkomitmen untuk pencegahan dini, penegakan hukum, serta rehabilitasi yang bisa dilakukan di Kabupaten Sumenep.

“Kepulauan Kangean khusus Kecamatan Arjasa masih belum bersih dari narkoba, ini menandakan bahwa belum berhasil program-program yang di lakukan oleh pemerintah, oleh karena itu mari bersama-sama untuk manjaga kepulauan Kangean ini dengan cara pencegahan dini, bisa memberikan informasi kepada pihak polsek untuk dilakukan rehabilitasi sedini mungkin” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Rehabilitasi BNNK Sumenep, Nur Afni Suraie mengatakan, dari sisi kesehatan bahwa penggunaan narkoba tidak mudah dilakukan penyembuhannya karena butuh proses yang panjang mulai dari deteksi kejagggalan hingga kesehatan jiwa. Hal ini perlu kesadaran bersam, siapa yang pernah menggunakan sebelum terlanjur parah bisa dilakukan dengan mendaftarkan kepada puskesmas Arjasa untuk rehabilitasi.

“Untuk melakukan rehabilitasi, syaratnya mudah, KTP dan KK dan insya Allah bisa ditindak lanjutkan dengan pelan-pelan penyembuhannyaa dan proses itu gratis di puskesmas Arjasa” terang Nur Afni Suraie selalu pelaksana Rehabilitasi BNNK Sumenep yang ditugasnya di puskesmas Arjasa.

Satukan Tekad, Germas Terus Lakukan Edukasi Bahaya Narkoba Bagi Generasi Bangsa
FOTO: Antusias para pemuda desa kalisangka mengikuti kegiatan Ngopi Bareng Germas

Sedangkan dalam pandangan tokoh agama, dari sisi pendidikan, bahwa pendidikan khusus tingkat pelajar yang ada di Kecamatan Arjasa bisa memasukkan pelajaran yang memang menyentuh kepada penyalahgunaan narkoba.

“Kita berharap pada kurikulum mata pelajaran pendidikan pencegahan juga masuk, ini adalah bentuk awal untuk dilakukan di dunia pendidikan, karena dampak narkoba ini juga berimbas kepada sosial” ungkap Moh. Ali Hanafi.

Sebelumnya, pada pembukaan acara Ngopi Bareng yang dibuka Kepala Desa Kalisangka Ainur Ridha menyampaikan, narkoba bukanlah masalah perorangan tetapi masalah semua elemen masyarakat. oleh karena itu ia meminta, kehidupan bermasyarakat tentu harus memberikan contoh yang baik kepada sesama.

Disamping itu, Ainur Ridha juga meminta, agar kegiatan ini menimpis stigma yang buruk dari masyarakat bahwa dalam acara apapun dihadirkan pemuda bukan untuk di pertontonkan kepada pihak yang berwajib tetapi untuk memberikan pemahaman yang baik mulai dari cara hidup yang baik, cara menjaga diri dari bahan penyalahgunaan narkoba. “Inilah yang di berikan oleh pemerintahan desa kalisangka kepada pemuda dan masyarakat” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Sugiantosos, Wakil Presiden Germas, ikut berharap mampu melahirkan generasi muda yang bebas dari narkoba, karena menurutnya, generasi mudalah yang akan mengisi ruang-ruang yang hari ini di duduki.

“Jika generasi muda terbebas dari narkoba, tentu ke depan, mulai dari jajaran pemerintah desa, hingga pemerintahan pusat, para pemuda lah yang memiliki peluang untuk duduk di dalamnya. Oleh karena itu, dalam kalaborasi ini bisa kita jaga dan berharap desa yang lain juga meniru hal yang di lakukan hari ini di desa lainnya” tegasnya penuh harap.

(yd/efa)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan