Syamsul Bahri Anggota DPRD Sumenep Apresiasi Festival Balap Sampan di Desa Sadulang Besar
LIMADETIK.COM, SUMENEP – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep daerah pemilihan 8 Syamsul Bahri mengapresiasi kegiatan lomba balap sampan yang digelar Karang Taruna Desa Sadulang, Kecamatan Sapeken.
Menurutnya, kegiatan lomba balap sampan merupakan tradisi atau budaya yang sejak dulu sudah ada di Kepulauan Sapeken, namun sempat hilang atau lama tidak digelar oleh masyarakat maupun pemerintah desa.
“Lomba balap sampan ini sebenarnya budaya lama, dulu biasanya digelar oleh setiap pemerintah desa ketika perayaan HUT RI atau kalau kita orang pulau menyebutnya agustusan, tapi sejak tahun 2000 an tradisi ini hilang karena tidak digelar lagi” kata Syamsul Bahri, Kamis (3/5/2025) usai menyerahkan piala bagi pemenang lomba balap sampan.
Merasa kembali diingat, Pimpinan Pondok-Pesantren Al-Barkah Pagerungan Kecil itu bersyukur karena saat ini masih ada pemuda Karang Taruna yang kembali mengingatkan bahwa perlu nya mempertahankan budaya lomba balap sampan tersebut.
Dirinya pun mendorong agar Pemerintah Desa maupun kelompok masyarakat agar kembali menghidupkan budaya lomba balap sampan, baik balap dayung maupun balap layar gapel, sehingga para generasi yang akan datang tetap ikut mempertahankannya.
“Ini bukan hanya sekedar budaya bagi masyarkat kita, disamping untuk hiburan tapi lebih dari itu juga adalah sarana untuk mempersatukan kita sebagai warga kepulauan, sehingga kita bisa saling mengenal satu sama lainnya, karena kan kegitan ini diikuti oleh hampir seluruh desa lainnya” ungkapnya.

Terkahir anggota Komisi IV DPRD Sumenep dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba balap sampan yang dimana juara satu diraih sampan Pemburu Laut dengan joki Fajrul dari Desa Pagerungan Kecil, ia berpesan kepada para pemenang agar tidak merasa jumawa.
“Untuk yang masih belum berkesempatan meraih juara tahun ini, teruslah berlatih, mungkin tahun depan adalah bagiannya. Dan bagi pemenang tetaplah rendah hati karena ini adalah saran bagi kita untuk saling bersilaturrahmi terlebih digelar dua usai lebaran, selamat sekali lagi saya ucapkan untuk para pemenang” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Sadulang Besar, Waliyurrahman kepada media menyampaikan, bahwa festival balap sampan merupakan acara tahunan yang rutin dilaksanakan oleh Kartar setiap habis lebaran.
“Lomba balap sampan merupakan kegiatan inti dalam festival pantai sadulang ke 7 yang bertujuan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat sadulang dan sekitarnya. Dan festival ini merupakan agenda tahunan yang di selenggarakan oleh Karang Taruna persada tiap perayaan idul fitri.
Ia menambahkan, untuk tahun 2025 ini lomba balap sampan diikuti oleh 23 peserta dari beberapa pulau di sekitar pulau sadulang besar antaranya pulau Pagerungan Kecil, Sapeken dan Sadulang Kecil dan pulau lainnya.
“Ada 23 peserta yang ikut lomba balap sampan. Dan pemenangnya juara 1 sampan Pemburu Laut dari Pagerungan Kecil dengan joki Fajrul, juara 2 sampan Teh mumun Sadulang Besar joki pak Embong dan juara 3 sampan Pancasona Sadulang Kecil dengan joki pak Saher” pungkasnya.