SUMENEP, Limadetik.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur pada Pelajaran 2019/2020 akan menerapkan Digital School. Untuk mensukseskan program tersebut, Disdik menggelar Workshop Sistem Pembelajaran Kelas Berbasis Digital sejak Senin (24/6/2019) sampai dengan Kamis (27/6/2019).
Kepala Disdik Sumenep, Bambang Iriyanto menjelaska, Workshop ini diikuti utusan dari 10 SMP yang akan dijadikan percontohan penerapan Digital School.
“Ini merupakan kelanjutan dari rencana penerapan Digital School. Dalam kesempatan itu guru mata pelajaran, operator, hingga guru BK diberikan pelatihan,” katanya, Selasa (25/6/2019).
Menurut Bambang, Workshop ini tahap awal dari rencana Digital School. Jadi tiap-tiap sekolah ada 13 utusan, 10 orang guru mata pelajaran, TU, operator dan satu guru BK.
Kegiatan ini dikerjasamakan dengan MKKS. Semua peserta sekitar 130 orang dari 10 SMP di Sumenep. Pasca Workshop peserta diharapkan mengerti tentang apa Digital School dan bisa mempraktekkan di sekolahnya masing-masing.
Menurut Bambang, pada tahun pelajaran mendatang akan ada yang berbeda dari model pembejaran sebelum-sebelumnya. Dimana sekolah nanti akan ada satu server yang bisa diakses secara offline tanpa internet.
“Jadi dalam server itu sudah lengkap dengan kurikulum K-13, literasi hingga pola kerja ulangan dikelas juga sudah tersedia. Artinya dalam pelaksanaan KBM dikelas sudah berbasis digital tapi tidak membutuhkan akses internet yang bisa disalahgunakan oleh peserta didik,” tukasnya. (hoki/dyt)