SUMENEP, Limadetik.com – Setelah sempat menghilang usai melakukan pembacokan beberapa waktu lalu Firman (21) warga Dusun Lombi Desa Bilis-bilis, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terhadap korban Farid (30) warga Desa Laok Jang-jang Kecamatan Arjasa, akhirnya berhasil ditangkap polisi, Kamis (25/1/2018) sekitar pukul 03.15 Wib.

Firman ditangkap polisi saat tidur bersama dengan perempuan dibawah umur, sebut saja Dahlia (15) di Dusun Pajen Toa, Desa Kolo-kolo, Kecamatan Arjasa.

“Kami berhasil mengamankan tersangka penganiayaan terhadap Farid. Tersangka diamankan saat bersama anak dibawah umur di Desa Kolo-kolo,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukit.

Mantan Kapolsek Lenteng menjelaskan, tersangka ditangkap polisi bersama dengan masyarakat setempat. Namun, mengetahui pemuda tak patut ditiru ini tidur bersama anak dibawah umur, emosi warga memuncak dan mengamuk.

“Akibatnya tersangka mengalami luka robek di kepala, luka memar di pundak kanan, dan luka memar di paha kanan,” terangnya.

Kemudian, tersangka dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan oleh tenaga medis dan dilanjutkan dibawa ke Mapolsek setempat guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Sebagaimana diberikan media ini, sebelumnya, warga Desa Laok Jang-jang, Kecamatan/Kepulauan Arjasa, Farid menjadi korban penganiayaan oleh Firman, warga Desa Bilis-bilis, Arjasa, Kamis (11/1/2018) sore sekitar pukul 16.00 Wib di persawahan Desa Bilis-bilis.

Peristiwa itu berawal saat pelaku mengajak korban minum-minuman keras di persawahan. Setelah korban mabuk, terjadilah pertengkaran. Pada saat ini, pelaku langsung membacok korban dengan celurit. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada dahi, robek pada lengan sebelah kanan, robek pada bawah ketiak kiri, robek pada bibir atas. Sedangkan pelaku langsung melarikan diri.

(Hoki/swd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here