Tingkatkan Perekonomian Petani Dengan Bangun Infrastruktur Jalan

×

Tingkatkan Perekonomian Petani Dengan Bangun Infrastruktur Jalan

Sebarkan artikel ini
Tingkatkan Perekonomian Petani Dengan Bangun Infrastruktur Jalan

BONDOWOSO, Limadetik.com — Salah satu cara meningkatkan laju perekonomian di bidang pertanian di desa adalah dengan cara meningkatkan fasilitas sarana jalan. Untuk memperlancar mobilitas sektor pertanian tersebut melalui Dana Desa tahap II Tahun Anggaran (TA) 2019, Pemerintahan Desa (Pemdes) Paguan, Kecamatan Tamankrocok, Bondowoso, fokus membangun infrastruktur jalan desa antar pemukiman ke lahan pertanian.

Secara keseluruhan total volume jalan yang dibangun yang dananya bersumber dari anggaran Dana Desa tahap II sepanjang 200 meter lebar 2 meter.

Kepala Desa Paguan, Muhammad Hannan, menjelaskan untuk Dana Desa tahap II ini tak hanya fokus bangun jalan usaha tani saja, sebagian dialokasikan pada Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Pembangunan jalan pertanian di Dusun Paleran, merupakan sarana transportasi pada kawasan pertanian untuk memperlancar mobilitas sektor pertanian, pengangkutan sarana produksi menuju lahan pertanian dan mengangkut hasil produksi pertanian dari lahan menuju tempat penyimpanan, tempat pengolahan ataupun pasar-pasar” ujar Hannan pada Limadetik.com yang dijumpai di lokasi proyek, Senin (12/8/2019).

Menurut Hannan, Pemdes Paguan selalu mendukung keinginan petani dan berharap petani dapat lebih bersemangat dalam menjalankan aktifitas bertaninya.

“Untuk itu petani harus diberikan kemudahan agar aktifitas mereka selama bertani menjadi lancar” tambahnya.

Pembangunan jalan di Dusun Paleran, Desa Paguan tersebut, menggunakan konstruksi paving pada badan jalannya. Sebagai penguat daya tahan jalan itu, dibangunnya tembok penahan atau plengsengan.

Bukan hanya itu, bangunan tersebut, diakuinya telah menjadi program prioritas. Sebab, jalan yang biasa digunakan masyarakat cenderung menyulitkan dan dibangun untuk mempermudah masyarakat untuk melaluinya.

Hannan berharap semua warga khususnya para petani yang menggunakan jalan tersebut untuk ikut juga merawat jalan yang sudah dibangun, agar bisa berguna dalam waktu lama. (budhi/yt)