Headline News

Transformasi Pembelajaran di Era 5.0 dan Implementasi Assessment Madrasah Berbasis Komputer di An Nawari

×

Transformasi Pembelajaran di Era 5.0 dan Implementasi Assessment Madrasah Berbasis Komputer di An Nawari

Sebarkan artikel ini
Transformasi Pembelajaran di Era 5.0 dan Implementasi Assessment Madrasah Berbasis Komputer di An Nawari
FOTO: Kegiatan di Madrasah An Nawari Sera Tengah Bluto

Transformasi Pembelajaran di Era 5.0 dan Implementasi Assessment Madrasah Berbasis Komputer di An Nawari

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Era Society 5.0 merupakan era di mana teknologi digital dan kecerdasan buatan akan memainkan peran yang semakin penting dalam kehidupan manusia, termasuk dalam pendidikan.

Lembaga pendidikan An Nawari, Desa Sera Tengah, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur sudah seharusnya mulai melibatkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk membantu dan memudahkan dalam melaksanakan proses dan evaluasi pembelajaran.

Walaupun pada kenyataannya masih banyak kekurangan-kekurangan, baik dari SDM pengelola maupun keterbatasan alat dan aplikasi pendidikan, namun hal tersebut bukan menjadi alasan utama untuk mengabaikannya kita tetap harus ikut berproses dan ikut andil mengingat zaman sekarang sudah serba digital.

Badrut Tamam S.Pd.I, Operator sekolah sekaligus guru TIK menyatakan, bahwa dengan mengintegrasikan komputer dalam pelaksanaan assessment madrasah diharapkan siswa lebih aktif dalam belajar.

“Karena setelah selesai melaksanakan Computer based test ini siswa dapat langsung menampilkan nilai/hasil ujiannya dibandingkan dengan menggunakan metode konvensional yaitu siswa masih menunggu hasil koreksi dari masing-masing guru, diharapkan pula dapat memunculkan semangat saing antar guru dimasing-masing mata pelajaran yang diujikan kepada anak didik” kata Badrut, Selasa (14/3/2023).

Dengan dilaksanakannya assessment madrasah berbasis komputer kata Badrut, guru dapat dengan mudah melihat hasil ujian akan terkoreksi otomatis dan dapat menyajikan nilai akhir, disamping itu juga terdapat form analisis soal.

“Sehingga guru dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan mata pelajaran yang diampu berdasarkan indikator-indikator ketercapaian tujuan pembelajaran, sehingga menjadi bahan evaluasi dan membutuhkan rencana tindak lanjut terhadap kelemahan tersebut” ucapnya.

Dapat disimpulkan transformasi pembelajaran di era Society 5.0 bagi tenaga pendidikan memerlukan pengintegrasian teknologi informasi dan komunikasi termasuk dalam implementasi assessment madrasah berbasis komputer di An Nawari.

Meskipun masih terdapat kekurangan, penggunaan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan aktifitas belajar siswa, memudahkan koreksi dan penilaian guru, serta membantu analisis hasil ujian untuk perbaikan pembelajaran di masa depan.

“Oleh karena itu, penting bagi lembaga pendidikan untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan mengoptimalkan penggunaannya dalam mendukung pembelajaran yang efektif dan efisien” tukasnya.