https://limadetik.com/

Transportasi Laut di Sumenep Tidak Boleh Angkut Penumpang, Kecuali Logistik

  • Bagikan
IMG20200323104038 scaled
Kadishub Sumenep, Agustiono Sulasno

SUMENEP, Limadetik.com — Pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan seluruh mode transportasi, baik darat, udara dan laut dilarang mengangkut penumpang (orang) kecuali tenaga medis, Polisi dan TNI. Kebijakan itu dikeluarkan untuk memutus rantai penyebaran covid-19.

Hal tersebut berlaku untuk seluruh Indonesia, tak terkecuali Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang notabene memiliki banyak kepulauan.

https://limadetik.com/

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumenep Agustiono Sulasno menyampaikan bahwa seluruh kapal atau alat transportasi laut khususnya kapal laut yang biasa mengangkut penumpang ke kepulauan Kangean dan Sapeken serta pulau lainnya kecuali talango dan giliiyang dan giliraja sejak 27 April 2020 sudah tidak boleh lagi angkut penumpang.

“Tidak dibolehkan mengangkut penumpang (orang) kecuali, tenaga medis, TNI dan Polri yang bertugas dan bahan logistik” katanya melaluin telepon selulernya, Senin (27/4/2020).

Menurut Agus, hal itu berlaku untuk seluruh kepulauan kecuali pulau talango, giliiyang dan giliraja serta yang dekat lainnya tetap bisa mengangkut penumpang dan beroperasi seperti biasanya namun tetap dalam pemantauan petugas satgas covid-19 di pelabuhan.

“Kalau untuk ke pulau talango tetap bisa angkut penumpang dan logistik mengingat talango jaraknya kan dekat. Tapi nanti tetap memakai protokol kesehatan dan akan dipantau terus oleh tim satgas gugus covid-19 sumenep” terangnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesahbandaran dab Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kaliangat, Sumenep, Supriyanto melalui pesan singkatnya membenarkan hal tersebut. “Hanya logistik” jawabnya singkatnya. (yd/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan