Daerah

Usung Konsep Go Green, Kantor Kejari Sumenep Dipenuhi Bibit Pohon Jelang Hari Bhakti Adhyaksa 2025

×

Usung Konsep Go Green, Kantor Kejari Sumenep Dipenuhi Bibit Pohon Jelang Hari Bhakti Adhyaksa 2025

Sebarkan artikel ini
Usung Konsep Go Green, Kantor Kejari Sumenep Dipenuhi Bibit Pohon Jelang Hari Bhakti Adhyaksa 2025
Kajari Sumenep, Sigit Waseso, SH.MH

Usung Konsep Go Green, Kantor Kejari Sumenep Dipenuhi Bibit Pohon Jelang Hari Bhakti Adhyaksa 2025

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Momen hari Bhakti Adhyaksa ke-65 tahun 2025, kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep berbeda, pasalnya, kantor Kejari yang biasa dibanjiri karangan bunga sebagai bentuk ucapan selamat, kini dibanjiri ratusan bibit berbagai pohon sebagai bentuk ucapan HBA ke-65.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Sigit Waseso, SH.MH saat ditemui di kantornya menyebutkan, rangkaian hari Bhakti Adhyaksa kali 2025 ini menekankan kepada seluruh pejabat dan karyawan yang ada tetap bekerja dengan sepenuh hati dan memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat.

Menurutnya, kali ini titik beratnya tetap mengingatkan Kejaksaan sejak berpisah dari Kementerian Kehakiman terus untuk tetap mempersatukan semangat bagi semuanya terutama intern Kejaksaan Negeri Sumenep.

“Konsep nya kita memang go green, rencananya bibit pohon ini akan ditanam di lahan perumahan pejabat Kejari dan karyawan. Saat kami kan sedang ada rencana untuk membangun perumahan Dinas, nanti itu masih ada banyak lahan akan kita tanami dengan tanaman-tanaman” kata Kajari Sumenep, Sigit Waseso, Selasa (22/7/2025).

Kajari menyampaikan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep telah mengibahkan sejumlah tanah yang luasanya sekitar 8. 800 meter, dimana nanti akan dibangun Rumah Dinas Kajari, para Kasi dan mes untuk pegawai juga mushola

“Terus kalau mencukupi nanti ada untuk tempat olahraga juga akan kita bangun, untuk semua internal. Jadi berharap di Kejaksaan Negeri Sumenep ini lebih kompak terus lebih bersemangat dalam bekerja karena walaupun kita kekurangan tenaga Jaksa terutama, tapi kita tetap harus semangat” tegasnya.

Terkait dengan karangan bunga yang saat ini diganti dengan bibit pohon, tentu lebih praktis dan juga tidak akan menjadi sia-sia atau terbuang hingga menjadi sampah.

“Jadi kalau karangan bunga biasa kan nantinya hanya menjadi sampah, maka memang lebih baik menjadi tanaman biar bisa ditanam lagi untuk lebih hijau di Sumenep. Dan mungkin sudah agak berbeda konsepnya untuk tahun ini” ujarnya.

Mantan Kajari Tual itu menjelaskan, tanggal 22 Juli tetap merupakan hari Bakti Adhyaksa, namun untuk hari lahirnya itu nanti tanggal 2 September. Dan di bulan Juli merupakan bentuk rangkaian peringatan saja.

“Nanti akan banyak kegiatan perayaan menjelang ulang tahun hari lahir di tanggal 2 September. Karena itu momen Kejaksaan berpisah dari Kementerian Kehakiman. September nanti hari lahir itu adalah hari lahir pertama kali di mana Kejaksaan itu mempunyai Jaksa Agung setelah era kemerdekaan tahun 45 pertama kalinya” paparnya.

Kajari Sigit berharap, dengan bertambahnya usia Kejaksaan, tentu para pejabat dan semua yang ada di Kejaksaan Negeri Sumenep harus lebih meningkatkan etos kerja dan pelayanan prima untuk masyarakat.

“Kita tetap mengingat, sejak berpisah dari Kementerian Kehakiman terus juga untuk tetap mempersatukan semangat bagi semua pejabat Kejaksaan Negeri Sumenep tanpa terkecuali para karyawan” pungkasnya.