Bupati Achmad Fauzi Dorong Pertanian Modern, Kebun Hidroponik IRA Farm Jadi Contoh Ketahanan Pangan Berbasis Inovasi

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Ira Farm

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Ira Farm

Bupati Achmad Fauzi Dorong Pertanian Modern, Kebun Hidroponik IRA Farm Jadi Contoh Ketahanan Pangan Berbasis Inovasi

limadetik.com/, SUMENEP – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam memperkuat ketahanan pangan terus diwujudkan melalui dukungan terhadap inovasi di sektor pertanian. Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Hainur Rasyid, meninjau langsung kebun hidroponik IRA Farm di Desa Ketawang Laok, Kecamatan Ganding, Senin (13/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong pengembangan pertanian modern yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas, menghasilkan produk berkualitas, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Baca Juga  HUT ke-81 RI, Bupati Achmad Fauzi: Kemerdekaan Adalah Anugerah Sekaligus Amanah

Di sela-sela peninjauan, Bupati Achmad Fauzi mengapresiasi keberadaan IRA Farm yang dinilai berhasil menghadirkan konsep pertanian modern di tengah masyarakat pedesaan.

“Ketahanan pangan harus dimulai dari langkah nyata. Salah satunya melalui pengembangan pertanian modern seperti hidroponik yang mampu menghasilkan produk berkualitas dengan pemanfaatan lahan yang lebih efisien,” ujar Achmad Fauzi.

Menurutnya, sistem hidroponik menjadi salah satu alternatif yang patut dikembangkan karena tidak hanya menjawab tantangan keterbatasan lahan, tetapi juga mampu menghasilkan komoditas pertanian yang memiliki nilai jual tinggi.

Ia berharap inovasi serupa dapat tumbuh di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep sehingga mampu memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Sejak 2021, Kasus Dugaan Pelanggaran Izin TUKS di Sumenep Tak Jelas, Sarkawi Merasa Dipermainkan

“Semoga semakin banyak inovasi seperti ini berkembang di Sumenep. Dengan begitu, sektor pertanian kita akan semakin maju, mandiri, dan memiliki daya saing yang tinggi,” katanya.

Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumenep akan terus memberikan perhatian terhadap pengembangan sektor pertanian, baik melalui pendampingan, penguatan kapasitas petani, maupun penerapan teknologi yang mendukung peningkatan hasil produksi.

Sementara itu, Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan penerapan teknologi pertanian modern menjadi salah satu strategi untuk memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah perubahan iklim dan semakin terbatasnya lahan pertanian produktif.

Menurutnya, hidroponik merupakan inovasi yang mampu memberikan hasil panen lebih optimal, berkualitas, dan berkelanjutan apabila dikelola dengan baik.

Baca Juga  Ribuan Warga dan Pelajar Larut dalam Sumenep Bersholawat, Doakan Daerah Aman dan Berkah

“Kami berharap semakin banyak kelompok tani maupun generasi muda yang tertarik mengembangkan pertanian modern seperti hidroponik. Selain mendukung ketahanan pangan, usaha ini juga memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan,” ujarnya.

Keberadaan IRA Farm di Desa Ketawang Laok merupakan tanaman milik pribadi yang dikembangkan cukup baik dengan tanaman selada kualitas tinggi, hal ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan teknologi pertanian secara optimal.

Dengan semakin banyaknya inovasi di sektor pertanian, Kabupaten Sumenep diyakini mampu memperkuat kemandirian pangan sekaligus menciptakan peluang usaha baru yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soal Dugaan Penggelapan Kapal, Sulaisi Sebut Argumentasi Hukum Kurniadi Ngawur dan Menyesatkan
Festival Banjari Piala DRT The Big Family Meriahkan Hari Santri, Gus Khoiron Siap Hadir di Rubaru
Diskominfo Sumenep Bekali Siswa Cegah Penipuan Digital Lewat Gerakan “Jeda Sebelum Klik”
Ketua DPRD Sumenep Soroti Etika Politik Alumni Pesantren: Jangan Sampai Salah Jadi Teladan
Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Pengawasan Anggaran Jadi Tantangan
Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Teken Persetujuan Bersama
Pimpin Apel Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Belum Dipanggil Kedua, Bendahara Desa Pagerungan Besar Datangi DPMD Sumenep, Janji Lunasi Tunggakan Gaji Rp202 Juta
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Soal Dugaan Penggelapan Kapal, Sulaisi Sebut Argumentasi Hukum Kurniadi Ngawur dan Menyesatkan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Festival Banjari Piala DRT The Big Family Meriahkan Hari Santri, Gus Khoiron Siap Hadir di Rubaru

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Diskominfo Sumenep Bekali Siswa Cegah Penipuan Digital Lewat Gerakan “Jeda Sebelum Klik”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Ketua DPRD Sumenep Soroti Etika Politik Alumni Pesantren: Jangan Sampai Salah Jadi Teladan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Pengawasan Anggaran Jadi Tantangan

Berita Terbaru