Kadiknas Bondowoso Tegaskan Seleksi OSN Lebih Baik Setelah Dapat Masukan DPRD
LIMADETIK.COM, BONDOWOSO – Pelaksanaan seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Sekolah Dasar (SD) tahun ini mendapat Perbaikan dari Dinas Pendidikan Bondowoso.
Perbaikan dilakukan setelah adanya evaluasi dan masukan dari Komisi IV DPRD Bondowoso terkait pelaksanaan seleksi sebelumnya.
Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, mengatakan salah satu perubahan yang dilakukan adalah penggunaan meja dan kursi bagi seluruh peserta ujian. Sebelumnya, saat seleksi tingkat kabupaten, peserta mengikuti ujian dengan sistem lesehan.
“Setelah hearing dengan DPRD, kami diminta agar pelaksanaan seleksi dilakukan lebih baik. Tahun ini peserta sudah menggunakan meja dan kursi sesuai masukan yang diberikan, sehingga diharapkan mereka bisa lebih nyaman dan fokus mengerjakan soal,” ujarnya pada Limadetik com saat ditemui dikantornya, Senin (20/7/2026).
Taufan menjelaskan, seleksi OSN tingkat SD tahun ini diikuti peserta yang telah lolos dari tahapan sebelumnya. Total terdapat 69 peserta yang terbagi dalam tiga bidang lomba, yakni 27 peserta bidang Matematika, 21 peserta bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan 21 peserta bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Ia berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya sehingga mampu mengharumkan nama Bondowoso hingga tingkat nasional.
“Harapannya anak-anak kita banyak yang lolos OSN tingkat nasional,” sambung mantan Kabag Umum Pemkab Bondowoso ini.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Bondowoso, A. Mansur, mengapresiasi Dinas Pendidikan yang telah menindaklanjuti berbagai masukan dari DPRD terkait penyelenggaraan seleksi OSN.
Menurutnya, pelaksanaan seleksi tahun ini sudah jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Penggunaan meja dan kursi dinilai mampu menciptakan suasana ujian yang lebih nyaman sehingga peserta dapat berkonsentrasi penuh.
“Kami melihat langsung pelaksanaannya hari ini dan memang sudah lebih baik. Anak-anak sudah menggunakan meja sehingga lebih fokus saat mengerjakan ujian,” katanya.
Selain mengapresiasi perbaikan teknis pelaksanaan seleksi, Mansur juga berharap Pemerintah Kabupaten Bondowoso memberikan penghargaan kepada siswa yang berhasil meraih prestasi hingga tingkat nasional.
Menurutnya, pemberian reward menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras para peserta sekaligus dapat memotivasi siswa lain untuk terus berprestasi pada ajang akademik di masa depan.
Penulis : Budhi
Editor : Wahyu









