Merpati Gingging Punya Nama hingga Nasional, Pemkab Sumenep Didorong Gelar Kontes Resmi

- Penulis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merpati Gingging Punya Nama hingga Nasional, Pemkab Sumenep Didorong Gelar Kontes Resmi

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Merpati Gingging (MGG) dinilai berpotensi menjadi ikon kebanggaan Kabupaten Sumenep, Madura. Para pecinta MGG pun mendorong pemerintah daerah memberikan perhatian lebih serius terhadap pelestarian merpati khas Desa Gingging, Kecamatan Bluto, tersebut.

Dorongan itu mengemuka dalam kegiatan silaturahmi dan ngopi bareng yang dikemas dengan mini kontes di sekitar Gunung Pegga’, Desa Gingging, Minggu (25/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat persaudaraan sekaligus menjaga eksistensi MGG yang dikenal luas di kalangan penghobi merpati.

Ketua Panitia, Habibi, mengatakan kegiatan tersebut diikuti ratusan merpati dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep. Peserta datang dari sejumlah kecamatan, di antaranya Gapura, Batang-Batang, dan Batuputih, serta beberapa wilayah lainnya.

Baca Juga  Batik Sumenep Tampil Elegan, Pemkab Jadikan Fashion Show sebagai Gerakan Lestarikan Budaya dan Dongkrak UMKM

Menurut Habibi, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang berkumpul bagi para penghobi, tetapi juga wadah berbagi pengalaman mengenai perawatan dan pengembangan merpati jenis MGG. Panitia turut menggelar mini kontes untuk menambah semangat peserta sekaligus memperkuat kebersamaan komunitas.

Habibi mengungkapkan, selama ini kontes MGG lebih banyak digelar secara mandiri oleh komunitas pecinta merpati. Sementara itu, kontes berskala resmi yang masuk dalam agenda Pemerintah Kabupaten Sumenep dinilai masih perlu didorong.

Padahal, popularitas MGG disebut tidak hanya berkembang di Madura, tetapi juga menjangkau berbagai daerah di tingkat nasional. Kontes merpati jenis tersebut bahkan kerap digelar di sejumlah kota besar di Indonesia.

Baca Juga  Wabup Sumenep Puji Stand Bappeda di Madura Culture Festival 4, Penuh Inovasi dan Interaksi

“MGG ini sebenarnya bisa menjadi ikon Kabupaten Sumenep, bahkan menjadi ciri khas Kota Keris. Karena itu, kami berharap ada perhatian khusus dari pemerintah daerah agar potensi ini bisa dikembangkan lebih luas,” ujar Habibi.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sumenep dapat memasukkan kontes MGG ke dalam kalender event daerah. Dengan dukungan pemerintah, kegiatan tersebut diharapkan berkembang menjadi agenda tahunan yang mampu menarik peserta dari berbagai daerah.

Sementara itu, Kepala Desa Gingging, Habi, turut mendorong adanya perhatian khusus dari Pemkab Sumenep terhadap keberadaan MGG. Menurutnya, penyelenggaraan event berskala besar secara resmi oleh pemerintah dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan merpati khas Desa Gingging kepada khalayak yang lebih luas.

Baca Juga  Pertalite Bersubsidi Diduga “Dijemput” Pakai Jeriken, Sulaisi Sentil Manajemen SPBU Kolor

Pemerintah Desa Gingging juga mengapresiasi konsistensi para pecinta MGG yang selama ini aktif menjaga kelestarian merpati tersebut melalui berbagai kegiatan komunitas. Dukungan berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian sekaligus membuka peluang pengembangan potensi lokal Desa Gingging.

“Kami berharap, MGG bisa menjadi ikon baru Kabupaten Sumenep, karena peminatnya bukan hanya warga Madura, tetapi sudah menasional,” tandasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soal Dugaan Penggelapan Kapal, Sulaisi Sebut Argumentasi Hukum Kurniadi Ngawur dan Menyesatkan
Festival Banjari Piala DRT The Big Family Meriahkan Hari Santri, Gus Khoiron Siap Hadir di Rubaru
Diskominfo Sumenep Bekali Siswa Cegah Penipuan Digital Lewat Gerakan “Jeda Sebelum Klik”
Ketua DPRD Sumenep Soroti Etika Politik Alumni Pesantren: Jangan Sampai Salah Jadi Teladan
Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Pengawasan Anggaran Jadi Tantangan
Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029 Disepakati, Pemkab dan DPRD Sumenep Teken Persetujuan Bersama
Pimpin Apel Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Belum Dipanggil Kedua, Bendahara Desa Pagerungan Besar Datangi DPMD Sumenep, Janji Lunasi Tunggakan Gaji Rp202 Juta
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Merpati Gingging Punya Nama hingga Nasional, Pemkab Sumenep Didorong Gelar Kontes Resmi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Soal Dugaan Penggelapan Kapal, Sulaisi Sebut Argumentasi Hukum Kurniadi Ngawur dan Menyesatkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Diskominfo Sumenep Bekali Siswa Cegah Penipuan Digital Lewat Gerakan “Jeda Sebelum Klik”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Ketua DPRD Sumenep Soroti Etika Politik Alumni Pesantren: Jangan Sampai Salah Jadi Teladan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Sumenep Sahkan APBD 2027 Rp2,26 Triliun, Pengawasan Anggaran Jadi Tantangan

Berita Terbaru