Suara Tangisan Pecah di Pagi Buta, Warga Prenduan Temukan Bayi Laki-Laki di Kursi Rusak
LIMADETIK.COM, SUMENEP – Tangisan bayi memecah kesunyian pagi di Dusun Drusah, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Senin (19/10/2026). Seorang warga yang melintas sekitar pukul 05.00 WIB terkejut setelah menemukan bayi laki-laki di atas kursi rusak di pinggir jalan.
Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus kain kerudung berwarna biru dongker. Penemuan itu kini ditangani Polsek Prenduan, Polresta Sumenep, untuk mengungkap pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut.
Berdasarkan informasi kepolisian, bayi pertama kali ditemukan Suhartoro ketika melintas di lokasi setelah mengantarkan ibu mertuanya berjualan ke pasar. Ia mendengar suara tangisan dari tepi jalan. Setelah mendekati sumber suara, Suhartoro mendapati seorang bayi laki-laki terbaring di atas kursi rusak.
Melihat kondisi tersebut, Suhartoro segera membawa bayi itu ke rumahnya dan memberi tahu istri serta mertuanya. Ia kemudian menghubungi seorang penolong persalinan tradisional untuk memberikan penanganan awal sebelum bayi dibawa ke Puskesmas Pragaan.
Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Polsek Prenduan.
Bayi itu diperkirakan memiliki berat badan sekitar 2.200 gram dengan panjang tubuh kurang lebih 48 sentimeter. Sementara itu, kain kerudung berwarna biru dongker bertuliskan “elye” yang digunakan untuk membungkus bayi telah diamankan sebagai barang bukti.
Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Prenduan AKP Hudi Susilo, S.H., menyampaikan bahwa petugas telah menindaklanjuti laporan tersebut dengan mendatangi lokasi, memeriksa tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan untuk kepentingan penyelidikan.
“Begitu menerima laporan, kami langsung menindaklanjuti dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pemeriksaan, serta mengumpulkan keterangan untuk mengungkap peristiwa tersebut. Saat ini, identitas pihak yang diduga meninggalkan bayi masih dalam penyelidikan. Kami akan terus mendalami kasus ini dan menelusuri setiap petunjuk yang ada,” ujar AKP Hudi Susilo.
Identitas pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut hingga kini belum terungkap. Polisi masih mendalami kronologi kejadian dan menelusuri petunjuk yang dapat mengarah kepada pihak yang bertanggung jawab.
Polresta Sumenep juga mengapresiasi tindakan warga yang segera memberikan pertolongan dan melaporkan penemuan tersebut kepada kepolisian.
Masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian itu diimbau segera melapor ke Polsek Prenduan atau Polresta Sumenep untuk membantu proses penyelidikan.
Penulis : Wahyu
Editor : Wandi








