Camat Pujer Paparkan Capaian Pencegahan Stunting 2026, Angka Stunting Turun dan Pendampingan TPK Capai 100 Persen

- Penulis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Pujer Zulfikar (pegang mic) saat pemaparan Stunting

Camat Pujer Zulfikar (pegang mic) saat pemaparan Stunting

Camat Pujer Paparkan Capaian Pencegahan Stunting 2026, Angka Stunting Turun dan Pendampingan TPK Capai 100 Persen

LIMADETIK.COM, BONDOWOSO – Pelaksanaan pembinaan dan pengawasan (Binwas) kinerja pencegahan dan percepatan penurunan stunting serta aksi konvergensi Kecamatan tahun 2026 dipaparkan oleh Camat Pujer, Zulfikar Ardiansyah, S.H., M.M.

Dalam pemaparannya, Zulfikar menyampaikan terdapat perkembangan positif, di antaranya penurunan persentase stunting di seluruh desa di Kecamatan Pujer dibandingkan tahun 2025, serta capaian pendampingan Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang mencapai 100 persen pada kelompok sasaran terdata. Sebagian besar dari 31 indikator konvergensi stunting juga telah memenuhi atau melampaui target.

Camat Pujer menjelaskan, untuk capaian 31 indikator pada indikator 11 sampai 21, sebagian besar telah tercapai. Namun ada dua indikator yang perlu diperkuat, yakni pemantauan pertumbuhan dan perkembangan baduta yang tercatat 85,94 persen dan penemuan kasus pneumonia balita 91,19 persen.

Baca Juga  Semester I 2026 Tembus 46 Persen, Disdukcapil Bondowoso Dorong Layanan Adminduk Dekat di Kecamatan

“Pemantauan pertumbuhan baduta dan penemuan kasus pneumonia perlu terus diperkuat melalui peningkatan pemantauan, deteksi dini, dan tindak lanjut pelayanan kesehatan,” ujar Zulfikar saat pemaparan, Rabu (21/10/2026).

Sedangkan pada indikator 22 sampai 31, capaian juga dominan memenuhi target. Kepemilikan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 99,51 persen dan penerbitan akta kelahiran serta KIA mencapai 97,13 persen. Tindak lanjut diarahkan pada keluarga yang belum memiliki JKN atau dokumen kependudukan, serta penguatan edukasi kesehatan remaja dan pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan.

Untuk layanan rujukan, pada periode Januari sampai Juni 2026 terdapat 132 sasaran teridentifikasi, dengan 26 sasaran mendapatkan rujukan ke Fasilitas Kesehatan Lanjutan. Seluruhnya tercatat telah mendapatkan layanan dan tindak lanjut.

Dukungan anggaran dari Dana Desa untuk penanganan stunting di Kecamatan Pujer pada 2026 tercatat sebesar Rp907.791.606. Anggaran tersebut mencakup PMT balita dan ibu hamil, dukungan kader, pengadaan peralatan Posyandu, penyediaan air bersih, dan kegiatan pendukung lainnya.

Baca Juga  Dampak Jembatan Sentong, Pemprov dan Pemkab Bondowoso Anggarkan Rp2,2 Miliar Perbaiki Jalan Alternatif

Zulfikar merinci, intervensi spesifik terus dilakukan mulai dari ibu hamil melalui kelas ibu hamil, suplementasi, dan PMT untuk ibu hamil KEK, hingga intervensi balita berupa imunisasi, pemantauan pertumbuhan, penanganan diare, vitamin A, dan tata laksana gizi buruk. Untuk remaja, dilakukan pemberian tablet tambah darah, skrining anemia, dan edukasi kesehatan reproduksi. Sementara untuk ibu menyusui dan bayi baru lahir, difokuskan pada inisiasi menyusu dini, ASI eksklusif, dan penanganan BBLR.

Intervensi sensitif juga dilaksanakan melalui verifikasi keluarga risiko stunting, edukasi oleh TPK, rembuk stunting, dan pendampingan oleh penyuluh KB.

Dari hasil identifikasi, beberapa hal yang menjadi perhatian adalah pemantauan pertumbuhan baduta, penemuan kasus pneumonia, kepemilikan JKN, kelengkapan dokumen kependudukan, serta kualitas pendampingan TPK dan kesesuaian penggunaan anggaran.

Baca Juga  Ribuan Warga Kelurahan Nangkaan Meriahkan Jalan Sehat dan Lomba Senam Aerobic dalam Rangka HUT RI ke-81

Oleh karena itu, rencana tindak lanjut yang disusun meliputi pemutakhiran data sasaran, penguatan pemantauan balita, peningkatan pendampingan keluarga berisiko, fasilitasi akses JKN dan dokumen kependudukan, serta penguatan koordinasi TPPS kecamatan dan desa.

“Kami menyadari masih diperlukan penguatan pada aspek pemantauan, validasi data, kesinambungan pelayanan, dan kualitas pendampingan. Kami mengharapkan arahan dan rekomendasi dari tim Binwas agar pelaksanaan program di Kecamatan Pujer dapat semakin baik, terarah, dan akuntabel,” pungkas Zulfikar.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa, Puskesmas, Penyuluh KB, TPK, kader Posyandu, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi, dengan harapan sinergi dapat terus diperkuat demi terwujudnya keluarga sehat dan generasi berkualitas di Kecamatan Pujer dan Kabupaten Bondowoso.

Facebook Comments Box

Penulis : Budhi

Editor : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

110 KDKMP di Bondowoso Rampung 100 Persen, 94 Titik Lolos Verval Mabes TNI dan Siap Dioperasikan
PKB Bondowoso Dikukuhkan, Ahmad Dhafir Bidik Tambah Kursi di 2029
Cegah Penyimpangan, Kejaksaan Ingatkan Kepala Sekolah Soal Aturan Revitalisasi Sekolah
Kurang dari 12 Jam, Polres Bondowoso Amankan Terduga Pembuat Video Penistaan Al-Qur’an
261 Anak PAUD-TK Se-Bondowoso Adu Kreativitas di Final Lomba Mewarnai YPLP
BPKAD Bondowoso: KKPD Bikin Belanja OPD Tertib, Transparan dan Mudah Dilacak
Atasi Kekeringan, Bupati Bondowoso Tinjau 74 Titik Irpom yang Mampu Airi 1.110 Hektare Sawah
50 Ribu Peserta Padati JAKA SOPAN ke-9 Pondok Pesantren Al-Islah Bondowoso
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Camat Pujer Paparkan Capaian Pencegahan Stunting 2026, Angka Stunting Turun dan Pendampingan TPK Capai 100 Persen

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:20 WIB

110 KDKMP di Bondowoso Rampung 100 Persen, 94 Titik Lolos Verval Mabes TNI dan Siap Dioperasikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:03 WIB

PKB Bondowoso Dikukuhkan, Ahmad Dhafir Bidik Tambah Kursi di 2029

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Cegah Penyimpangan, Kejaksaan Ingatkan Kepala Sekolah Soal Aturan Revitalisasi Sekolah

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Kurang dari 12 Jam, Polres Bondowoso Amankan Terduga Pembuat Video Penistaan Al-Qur’an

Berita Terbaru