Fraksi PKB Dorong Pembahasan P-APBD 2026 Substantif, Utamakan Kepentingan Rakyat Bondowoso
LIMADETIK.COM, BONDOWOSO – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Bondowoso mendorong agar pembahasan Rancangan Perubahan APBD 2026 tidak hanya mengejar tenggat administratif, tetapi benar-benar menghasilkan kebijakan anggaran yang realistis dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ketua Fraksi PKB Bondowoso, Tohari S.Ag menegaskan penyampaian pandangan umum fraksi bukanlah akhir dari proses. Penelaahan mendalam harus dilanjutkan melalui rapat komisi, pembahasan Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), hingga tahapan penyampaian pendapat akhir fraksi.
“Seluruh catatan, kritik, dan rekomendasi dari setiap fraksi harus diberikan ruang pembahasan secara terbuka dan substantif,” ujar Tohari dalam rilisnya, Sabtu (5/9/2026).
PKB juga meminta pemerintah daerah melalui TAPD dan perangkat daerah memberikan data serta penjelasan lengkap terhadap setiap perubahan program dan anggaran. Hal itu dinilai penting agar fungsi pengawasan DPRD berjalan optimal.
Menurut PKB, perbedaan pandangan antarfraksi tidak perlu berkembang menjadi pertentangan politik. Semua fraksi memiliki tujuan sama, yakni memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan secara tepat, efektif, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Bondowoso.
Fraksi PKB berharap pembahasan P-APBD 2026 fokus pada sektor prioritas seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pelayanan dasar, penguatan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan rakyat.
“Fraksi PKB akan terus mengawal pembahasan P-APBD 2026 secara kritis, objektif, dan bertanggung jawab. Kepentingan masyarakat Bondowoso harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun kepentingan politik jangka pendek,” tegas Tohari.
Sikap PKB ini muncul di tengah dinamika pembahasan P-APBD 2026 di DPRD Bondowoso, di mana waktu pembahasan menjadi sorotan sejumlah fraksi.
Penulis : Budhi
Editor : Wahyu








