Putri Personel Polresta Sumenep Sabet Emas Olimpiade Matematika Internasional HKIMO 2026
LIMADETIK.COM, SUMENEP – Prestasi membanggakan ditorehkan Az-Syahra Nastiti Ramadhani. Siswi SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep itu berhasil menyabet medali emas dalam ajang Hong Kong International Mathematical Olympiad (HKIMO) Indonesian Region Heat Round 2026.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, bukan hanya bagi sekolah, tetapi juga keluarga. Az-Syahra diketahui merupakan putri seorang personel Polresta Sumenep. Keberhasilannya meraih medali emas menunjukkan bahwa kemampuan akademik dan ketekunan belajar dapat mengantarkan pelajar daerah menorehkan prestasi dalam kompetisi matematika berlevel internasional.
Di tengah persaingan dalam ajang HKIMO 2026, Az-Syahra mampu membuktikan kemampuannya hingga meraih penghargaan tertinggi berupa medali emas. Prestasi ini sekaligus menjadi catatan positif bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep, khususnya dalam pembinaan kemampuan matematika sejak usia sekolah.
Tak hanya Az-Syahra, empat siswa SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep lainnya juga berhasil membawa pulang medali. Atanial Ihsan Muhammad meraih medali perak, sedangkan Naura Allif Ramadhany, Keanu Zaqy Suyatmiko, dan M. Azka Raditya masing-masing memperoleh medali perunggu.
Kepala SMP Integral Luqman Al Hakim Sumenep, Muhlisari, mengaku bangga dan bersyukur atas pencapaian lima siswanya tersebut. Ia menilai keberhasilan itu merupakan hasil kerja keras siswa yang didukung bimbingan guru serta peran aktif orang tua.
“Kami sangat bangga dan bersyukur lima siswa kami sudah berhasil go internasional. Hal ini tentu tidak lepas dari jerih payah dan bimbingan para guru serta support system dari seluruh wali murid. Oleh karena itu, perayaan ini menjadi kemenangan bersama,” ujar Muhlisari.
Ia menegaskan, sekolah akan terus memperkuat sinergi antara guru, siswa, dan orang tua agar semakin banyak peserta didik yang mampu mengukir prestasi di berbagai kompetisi.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ach Jazuli, mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari komitmen sekolah dalam mengembangkan bakat dan potensi akademik siswa.
Menurutnya, pembinaan tidak berhenti pada kegiatan belajar mengajar reguler. Sekolah juga memberikan pendampingan tambahan melalui program bina prestasi dan bimbingan olimpiade untuk mempersiapkan siswa menghadapi kompetisi.
“Sekolah kami sejak awal memang memiliki tekad dan komitmen untuk terus mendukung dan membimbing bakat prestasi siswa. Siswa tidak hanya dicukupkan belajar terbatas pada jam pelajaran, melainkan ditambah dengan bina prestasi, bimbingan olimpiade, dan lain-lain,” jelas Ach Jazuli.
Medali emas yang diraih Az-Syahra menjadi salah satu sorotan dari keberhasilan lima siswa tersebut. Prestasi itu diharapkan menjadi pemantik semangat bagi pelajar lainnya di Sumenep untuk berani berkompetisi, mengasah kemampuan, dan membuktikan potensi mereka melalui pencapaian nyata.
Keberhasilan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam membangun generasi muda yang berprestasi serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Penulis : Wahyu
Editor : Wandi








