Disnakkan Bondowoso Tebar 100 Kg Ikan, Lomba Mancing Jadi Agenda Baru Dongkrak PAD

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup juga ikut hadir dalam laga lomba mancing Disnakan Bondowoso

Wabup juga ikut hadir dalam laga lomba mancing Disnakan Bondowoso

Disnakkan Bondowoso Tebar 100 Kg Ikan, Lomba Mancing Jadi Agenda Baru Dongkrak PAD

LIMDETIK.COM, BONDOWOSO – Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakkan) Kabupaten Bondowoso mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, instansi tersebut menggelar lomba mancing tingkat kabupaten sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan ini sengaja digelar untuk membangkitkan kembali semangat masyarakat terhadap olahraga memancing yang selama ini menjadi hobi banyak warga. Tingginya animo peserta dinilai Disnakkan sebagai sinyal kuat bahwa kegiatan serupa bisa dikembangkan lebih masif ke depan.

Kepala Disnakkan Kabupaten Bondowoso, Hendrik Widotono, menyebut lomba tahun ini masih bersifat pemantik awal untuk mengukur antusiasme masyarakat.

Baca Juga  Setuju P-APBD 2026 dengan Catatan, Fraksi Gerindra Soroti Defisit Rp145,1 Miliar dan Kenaikan Belanja Barang Jasa

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa memasukkan agenda lomba mancing dalam rangka HUT Kemerdekaan RI. Baru tahun ini kita bisa mengikuti lomba tingkat kabupaten. Ini hanya sebagai stimulan saja,” ujar Hendrik saat ditanya limadetik.com/, Selasa (11/8/2026).

Ia mengakui, permintaan masyarakat untuk ikut serta sangat tinggi. Hal ini menjadi dasar bagi Disnakkan untuk mendorong lomba mancing agar tidak hanya jadi ajang hiburan, tetapi juga punya nilai ekonomi.

“Ini kita menangkap animo masyarakat yang luar biasa. Permintaan untuk ikut lomba juga luar biasa,” katanya.

Pada lomba perdana ini, Disnakkan menebar sekitar 100 kilogram ikan ke lokasi lomba. Hendrik menegaskan kegiatan ini murni inisiatif dinas, bukan bagian dari proyek.

Baca Juga  Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

“Yang kita lepas tadi sekitar satu kuintal atau 100 kilogram. Ini murni, tidak ada kegiatan proyek. Jadi untuk ke depannya harus kita coba dengan konsep yang jauh lebih baik,” jelasnya.

Ke depan, Disnakkan berencana menggelar lomba dengan skala lebih besar. Wacana lomba lanjutan bahkan sudah dibicarakan dan ditargetkan sekitar bulan Oktober.

“Kita sudah bincang-bincang, kemungkinan Oktober nanti akan kita lepas lagi,” ungkap Hendrik.

Menurutnya, pengembangan lomba mancing tidak bisa jalan sendiri. Komunitas mancing dan pihak ketiga akan diajak terlibat agar kegiatan ini bisa berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Selanjutnya nanti silakan komunitas mancing dengan rekan-rekan yang lainnya. Kita bersama-sama meningkatkan PAD,” tegasnya.

Baca Juga  Ayo Bermain Tanpa Gadget, Jadi Subtema HAN di Bondowoso

Hendrik juga membuka pintu bagi sponsor dan investor untuk masuk. Pemkab, katanya, siap memfasilitasi selama kegiatan tersebut membawa manfaat bagi Bondowoso.

“Misalkan saya minta Rp10 juta atau Rp15 juta, selanjutnya silakan lomba dengan pihak ketiga atau dengan teman-teman sponsor yang lain. Yang penting berinvestasi di Bondowoso,” tuturnya.

Ia berharap peserta maupun sponsor tidak terbatas dari Bondowoso saja. Semakin banyak pihak luar yang datang, semakin besar pula dampak ekonomi dan promosi daerah.

“Tidak melihat dari daerah mana. Yang terpenting bagaimana kita bersama-sama meningkatkan PAD Kabupaten Bondowoso,” pungkas Hendrik.

Facebook Comments Box

Penulis : Budhi

Editor : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Penyimpangan, Kejaksaan Ingatkan Kepala Sekolah Soal Aturan Revitalisasi Sekolah
Kurang dari 12 Jam, Polres Bondowoso Amankan Terduga Pembuat Video Penistaan Al-Qur’an
261 Anak PAUD-TK Se-Bondowoso Adu Kreativitas di Final Lomba Mewarnai YPLP
BPKAD Bondowoso: KKPD Bikin Belanja OPD Tertib, Transparan dan Mudah Dilacak
Atasi Kekeringan, Bupati Bondowoso Tinjau 74 Titik Irpom yang Mampu Airi 1.110 Hektare Sawah
50 Ribu Peserta Padati JAKA SOPAN ke-9 Pondok Pesantren Al-Islah Bondowoso
Kolaborasi Pemkab-OJK-ILO Hidupkan Kembali Kejayaan Kopi Bondowoso, Bidik Pasar Eropa Lewat Ekosistem Terintegrasi
Kejar Target Nasional 30 Persen, Bondowoso Percepat Aktivasi IKD Lewat Peran Kecamatan dan Desa
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Cegah Penyimpangan, Kejaksaan Ingatkan Kepala Sekolah Soal Aturan Revitalisasi Sekolah

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Kurang dari 12 Jam, Polres Bondowoso Amankan Terduga Pembuat Video Penistaan Al-Qur’an

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:18 WIB

261 Anak PAUD-TK Se-Bondowoso Adu Kreativitas di Final Lomba Mewarnai YPLP

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:51 WIB

BPKAD Bondowoso: KKPD Bikin Belanja OPD Tertib, Transparan dan Mudah Dilacak

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Atasi Kekeringan, Bupati Bondowoso Tinjau 74 Titik Irpom yang Mampu Airi 1.110 Hektare Sawah

Berita Terbaru