Disnakkan Bondowoso Tebar 100 Kg Ikan, Lomba Mancing Jadi Agenda Baru Dongkrak PAD
LIMDETIK.COM, BONDOWOSO – Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakkan) Kabupaten Bondowoso mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, instansi tersebut menggelar lomba mancing tingkat kabupaten sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan ini sengaja digelar untuk membangkitkan kembali semangat masyarakat terhadap olahraga memancing yang selama ini menjadi hobi banyak warga. Tingginya animo peserta dinilai Disnakkan sebagai sinyal kuat bahwa kegiatan serupa bisa dikembangkan lebih masif ke depan.
Kepala Disnakkan Kabupaten Bondowoso, Hendrik Widotono, menyebut lomba tahun ini masih bersifat pemantik awal untuk mengukur antusiasme masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa memasukkan agenda lomba mancing dalam rangka HUT Kemerdekaan RI. Baru tahun ini kita bisa mengikuti lomba tingkat kabupaten. Ini hanya sebagai stimulan saja,” ujar Hendrik saat ditanya Limadetik.com, Selasa (11/8/2026).
Ia mengakui, permintaan masyarakat untuk ikut serta sangat tinggi. Hal ini menjadi dasar bagi Disnakkan untuk mendorong lomba mancing agar tidak hanya jadi ajang hiburan, tetapi juga punya nilai ekonomi.
“Ini kita menangkap animo masyarakat yang luar biasa. Permintaan untuk ikut lomba juga luar biasa,” katanya.
Pada lomba perdana ini, Disnakkan menebar sekitar 100 kilogram ikan ke lokasi lomba. Hendrik menegaskan kegiatan ini murni inisiatif dinas, bukan bagian dari proyek.
“Yang kita lepas tadi sekitar satu kuintal atau 100 kilogram. Ini murni, tidak ada kegiatan proyek. Jadi untuk ke depannya harus kita coba dengan konsep yang jauh lebih baik,” jelasnya.
Ke depan, Disnakkan berencana menggelar lomba dengan skala lebih besar. Wacana lomba lanjutan bahkan sudah dibicarakan dan ditargetkan sekitar bulan Oktober.
“Kita sudah bincang-bincang, kemungkinan Oktober nanti akan kita lepas lagi,” ungkap Hendrik.
Menurutnya, pengembangan lomba mancing tidak bisa jalan sendiri. Komunitas mancing dan pihak ketiga akan diajak terlibat agar kegiatan ini bisa berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Selanjutnya nanti silakan komunitas mancing dengan rekan-rekan yang lainnya. Kita bersama-sama meningkatkan PAD,” tegasnya.
Hendrik juga membuka pintu bagi sponsor dan investor untuk masuk. Pemkab, katanya, siap memfasilitasi selama kegiatan tersebut membawa manfaat bagi Bondowoso.
“Misalkan saya minta Rp10 juta atau Rp15 juta, selanjutnya silakan lomba dengan pihak ketiga atau dengan teman-teman sponsor yang lain. Yang penting berinvestasi di Bondowoso,” tuturnya.
Ia berharap peserta maupun sponsor tidak terbatas dari Bondowoso saja. Semakin banyak pihak luar yang datang, semakin besar pula dampak ekonomi dan promosi daerah.
“Tidak melihat dari daerah mana. Yang terpenting bagaimana kita bersama-sama meningkatkan PAD Kabupaten Bondowoso,” pungkas Hendrik.
Penulis : Budhi
Editor : Wahyu











