SMSI Sumenep Dorong Media Lokal Keluar dari Zona Nyaman, Bidik Pasar Nasional

- Penulis

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMSI Sumenep saat raker 2027 di DPMD Sumenep

SMSI Sumenep saat raker 2027 di DPMD Sumenep

SMSI Sumenep Dorong Media Lokal Keluar dari Zona Nyaman, Bidik Pasar Nasional

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Media lokal tidak boleh berhenti menjadi pemain di kandang sendiri. Di tengah perubahan cepat industri digital, media siber dituntut mampu memperluas jangkauan, meningkatkan kualitas konten, sekaligus memanfaatkan teknologi agar mampu bersaing di level nasional.

Semangat itu menjadi salah satu agenda utama Rapat Kerja (Raker) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep 2027 yang digelar di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Senin (5/10/2026).

Mengusung tema “Menembus Pasar IT: Media Lokal Go Nasional”, raker tersebut menjadi momentum bagi SMSI Sumenep untuk merumuskan arah organisasi dan strategi penguatan media siber menghadapi persaingan industri informasi yang semakin ketat.

Raker dihadiri Kepala DPMD Sumenep Drs. Achmad Dzulkarnain, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep Hery Kushendrawan, sejumlah ketua organisasi media dan wartawan, serta anggota SMSI Sumenep.

Ketua SMSI Sumenep Wahyudi mengatakan, kekompakan anggota menjadi modal penting untuk menjalankan program organisasi ke depan.

Namun, ia menegaskan bahwa keberadaan media tidak boleh hanya menjadi pelengkap pembangunan. Media harus tetap menjalankan fungsi kontrol terhadap pemerintah dan berbagai kebijakan publik.

“Kami berkomitmen ikut mendorong pembangunan Kabupaten Sumenep melalui pemberitaan yang positif. Tetapi kritik dan masukan tetap harus disampaikan. Itu bagian dari fungsi media sebagai kontrol sosial,” ujar Wahyudi.

Menurutnya, media yang sehat bukan media yang selalu memuji pemerintah, melainkan media yang mampu menyampaikan informasi secara berimbang sekaligus memberikan kritik ketika terdapat kebijakan atau persoalan yang perlu dikoreksi.

Jangan Sampai Informasi Pemerintah Kalah oleh Opini

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Sumenep Hery Kushendrawan menyambut positif agenda yang dirancang SMSI Sumenep.

Ia menilai program kerja organisasi media tersebut dapat menjadi ruang memperkuat kolaborasi antara pers dan pemerintah daerah, khususnya dalam penyebarluasan informasi pembangunan.

Di sisi lain, Kepala DPMD Sumenep Achmad Dzulkarnain mengingatkan pemerintah daerah maupun organisasi perangkat daerah (OPD) agar tidak mengabaikan komunikasi dengan media.

Menurutnya, buruknya komunikasi dapat membuka ruang munculnya informasi yang tidak utuh dan berkembang menjadi opini di tengah masyarakat.

“Komunikasi antara pemerintah atau OPD dengan media harus dibangun dengan baik. Media merupakan pilar keempat. Jangan sampai informasi yang disampaikan kepada publik justru berkembang menjadi narasi opini yang bisa menghancurkan pemahaman masyarakat terhadap pemerintah,” kata Achmad.

Pernyataan tersebut menjadi catatan penting di tengah derasnya arus informasi digital. Pemerintah dituntut lebih terbuka, sementara media juga dituntut semakin profesional dalam melakukan verifikasi sebelum menyampaikan informasi kepada publik.

Pilkades 2027 Jadi Ujian Transformasi Digital

Dalam raker tersebut, Achmad Dzulkarnain juga menyinggung agenda besar Kabupaten Sumenep pada 2027, yakni pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak.

Menurutnya, Pilkades serentak mendatang akan menerapkan sistem electronic voting (e-Voting).

Penerapan teknologi dalam proses pemilihan kepala desa tersebut disebut sebagai bagian dari amanah peraturan sekaligus upaya mendorong masyarakat agar semakin familiar dengan perkembangan teknologi informasi.

Selain itu, sistem e-Voting diharapkan dapat menekan potensi gesekan yang selama ini kerap muncul dalam momentum politik di tingkat desa.

“Penerapan e-Voting ini juga untuk mendorong Iptek masyarakat dan menghindari terjadinya gesekan antarmasyarakat,” ujarnya.

Rencana tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi media lokal. Sebab, semakin digital proses pemerintahan dan demokrasi di daerah, semakin besar pula kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat, akurat dan mudah diakses.

Karena itu, tema “Media Lokal Go Nasional” yang diusung SMSI Sumenep bukan sekadar slogan. Transformasi teknologi, kualitas jurnalistik dan kemampuan membaca kebutuhan publik menjadi pekerjaan rumah yang harus dijawab media lokal agar tidak tertinggal di tengah kompetisi industri informasi digital.

Bagi SMSI Sumenep, 2027 bukan hanya soal menyusun program kerja. Ini tentang bagaimana media lokal mampu keluar dari zona nyaman, memperluas jangkauan, dan membuktikan bahwa informasi dari daerah juga layak menjadi konsumsi publik nasional.

Facebook Comments Box

Penulis : Wandi

Editor : Iman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Dugaan Pencabulan Anak di Kangean, Pria 43 Tahun Diamankan
Kick Off Hari Santri 2026 di Sumenep, Semangat Pesantren Didorong Berkontribusi untuk Masyarakat
Dari Lapangan SD Menuju Sepak Bola Profesional, 23 Tim Ramaikan U-13 Sumenep
Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Rawat Persatuan di Tengah Arus Digital
QRIS Menjangkau Kepulauan, Bapenda Sumenep Gelar VIRAL 2026 di Sapudi
Warga Pulau Pagerungan Besar Diperkuat Hadapi Kebakaran, Gugus Tanggap Bencana Kembali Dilatih
Mimbar Demokrasi HIMPASS: Mengenang Sejarah, Menagih Keadilan untuk Kepulauan
Sembilan Raperda Disepakati, Bupati Sumenep Soroti Dampaknya bagi Pelayanan dan Kesejahteraan Warga
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:08 WIB

SMSI Sumenep Dorong Media Lokal Keluar dari Zona Nyaman, Bidik Pasar Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Pencabulan Anak di Kangean, Pria 43 Tahun Diamankan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Kick Off Hari Santri 2026 di Sumenep, Semangat Pesantren Didorong Berkontribusi untuk Masyarakat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Dari Lapangan SD Menuju Sepak Bola Profesional, 23 Tim Ramaikan U-13 Sumenep

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Rawat Persatuan di Tengah Arus Digital

Berita Terbaru