Sponsor Utama Prajhegghan Fest, Bank Jatim Bondowoso Hadirkan 30 Tenda, Layanan JConnect hingga Literasi QRIS untuk UMKM
LIMADETIK.COM, BONDOWOSO – Bank Jatim Cabang Bondowoso menjadi sponsor utama Festival Prajhegghan dengan dukungan penuh berupa dana, 30 unit tenda festival, stan layanan perbankan harian, hingga penguatan literasi keuangan digital bagi 25 UMKM peserta festival.
Pimpinan Bank Jatim Cabang Bondowoso, Heru Widodo, mengatakan pihaknya membuka stan pelayanan setiap hari selama festival berlangsung untuk mempermudah akses layanan keuangan masyarakat.
“Setiap hari ada pelayanan dari Bank Jatim di stan ini. Mulai pembukaan rekening, JConnect, kredit, hingga konsultasi kredit,” ujar Heru pada Limadetik.com, Senin (26/10/2026) malam.
Selain layanan tatap muka, Bank Jatim fokus mendorong digitalisasi ekonomi desa melalui pengenalan transaksi QRIS dan layanan pembayaran digital JConnect. Literasi ini menyasar pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi untuk transaksi usaha harian yang lebih mudah, cepat, dan aman.
“Langkah ini diharapkan dapat memperluas pemahaman pelaku UMKM mengenai pemanfaatan teknologi dalam aktivitas usaha,” katanya.
Fasilitas paling vital yang diberikan adalah 30 tenda yang digunakan selama satu pekan penuh pelaksanaan Prajegan Fest. Tenda-tenda tersebut menjadi showcase produk unggulan masing-masing desa, sehingga menjadi ruang promosi efektif bagi produk lokal untuk dikenal pengunjung yang diperkirakan mencapai ribuan orang.
Dukungan Bank Jatim juga merambah ke kegiatan sosial festival. Pada hari Jumat, bank pelat merah ini mensupport merchandise untuk kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan senam sehat bersama yang juga menyediakan hadiah bagi peserta.
Ketua Tim Kajian Objek Pemajuan Kebudayaan dan Cagar Budaya Bondowoso, Alfareza Firdaus, mengapresiasi keterlibatan Bank Jatim yang menurutnya berhasil mengawinkan agenda kebudayaan dengan pengembangan ekonomi.
“Kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada para sponsor, terutama Bank Jatim. Kami bersyukur Bank Jatim hadir untuk mendukung kegiatan ini, khususnya terkait digitalisasi ekonomi,” kata Alfareza.
Ia menyebut, penyelenggara sengaja menjalin kerja sama intensif agar UMKM peserta festival bisa menjadi pilot project transaksi digital di desa.
“Kami berusaha bekerja sama dengan Bank Jatim agar UMKM yang kami hadirkan bisa menjadi pilot project. Dengan QRIS, transaksi menjadi lebih mudah dan diharapkan menguntungkan penjual,” ujarnya.
Prajhegghan Fest sendiri mengusung tema “Pesona Raya Budaya, Seni, Tradisi, dan Karya Anak Negeri” dengan rangkaian lomba seni, penampilan Ronteg Singo Ulung, hingga Anugerah Kebudayaan. Festival ini didukung Kementerian Kebudayaan RI melalui Dana Indonesiana dan LPDP, Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Koramil, dan Polsek Prajegan.
“Kolaborasi antara penyelenggara, pelaku UMKM, dan pihak perbankan diharapkan dapat memperluas promosi produk lokal serta mendorong aktivitas ekonomi desa,” pungkasnya.
Penulis : Budhi
Editor : Wahyu








