Protes Waktu Singkat, Fraksi PPP Pilih Tak Hadiri PU Fraksi Paripurna P-APBD Bondowoso

- Penulis

Sabtu, 5 September 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang paripurna Pandangan Umum Fraksi DPRD Bondowoso

Sidang paripurna Pandangan Umum Fraksi DPRD Bondowoso

Protes Waktu Singkat, Fraksi PPP Pilih Tak Hadiri PU Fraksi Paripurna P-APBD Bondowoso

LIMADETIK.COM, BONDOWOSO – Seluruh anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kabupaten Bondowoso memilih tidak hadir dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Perubahan APBD 2026, Jumat (4/9/2026) malam.

Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap jadwal pembahasan yang dinilai terlalu mepet, sehingga tidak memberi ruang bagi fraksi untuk mengkaji dokumen anggaran secara mendalam.

Sekretaris DPC PPP sekaligus anggota Fraksi PPP DPRD Bondowoso, Ahmadi, mengatakan fraksi tidak ingin sekadar hadir formalitas tanpa memahami isi nota keuangan.

“Kami tidak ingin tergesa-gesa memberikan pandangan umum. Kami tidak ingin satu rupiah pun uang rakyat tidak tepat sasaran atau terbuang percuma,” kata Ahmadi.

Baca Juga  Terulang jagi ! Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Berakhir Duka

Ahmadi menjelaskan, nota keuangan perubahan APBD baru disampaikan Bupati dalam paripurna Jumat pagi. Namun pada hari yang sama pukul 14.15 WIB fraksi sudah dijadwalkan menyampaikan pandangan umum.

Dengan jeda hanya beberapa jam, PPP menilai mustahil mempelajari perubahan pendapatan, belanja, program dan prioritas pembangunan secara tuntas.

“Tidak mungkin hanya dalam beberapa jam kami mengkaji dan mempelajari nota yang disampaikan Bupati. Kalau kemudian kami menyusun pandangan umum secara asal-asalan, justru itu tindakan tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia menambahkan, undangan agenda tersebut baru diterima pihaknya pada Kamis sore. Menurut PPP, persoalannya bukan soal hadir atau tidak, melainkan apakah fungsi pengawasan DPRD terhadap uang rakyat bisa dijalankan dengan baik.

Baca Juga  Diduga Cemburu Usai Baca Pesan Facebook, Suami Bacok Istri di Bondowoso

Menanggapi protes tersebut, Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dhafir, S.H., menegaskan rapat tetap sah secara prosedur. Menurutnya, kuorum dua pertiga hanya wajib untuk rapat penetapan APBD, bukan pada penyampaian pandangan umum fraksi.

“Kuorum dua per tiga itu pada penetapan APBD. Di luar penetapan APBD tidak harus dua per tiga,” kata Dhafir di Gedung DPRD, Jumat malam.

Dhafir menyebut seluruh tahapan, termasuk jadwal pembahasan P-APBD, sudah dibahas dalam Badan Musyawarah (Banmus). Perwakilan PPP, termasuk wakil ketua dari PPP, disebut turut hadir dalam pembahasan itu.

“Semua kegiatan dan tahapan ini sudah dibahas di Badan Musyawarah. PPP juga hadir, wakil ketua dari PPP juga hadir. Sudah ada pemberitahuan juga,” ujarnya.

Baca Juga  261 Anak PAUD-TK Se-Bondowoso Adu Kreativitas di Final Lomba Mewarnai YPLP

Ia mengakui jarak antaragenda memang berdekatan. Namun jadwal itu merupakan bagian dari tahapan yang telah disepakati bersama.

Polemik ini menyorot lebih dari sekadar absensi. P-APBD memuat perubahan signifikan pada pendapatan, belanja, dan program yang langsung berdampak pada pelayanan publik.

PPP menilai, jika pembahasan dilakukan terburu-buru maka kualitas pengawasan melemah. Sementara pimpinan DPRD berargumen semua sudah sesuai mekanisme dan kesepakatan Banmus.

Hingga berita ini diturunkan, pembahasan P-APBD 2026 tetap berjalan dengan fraksi lain tetap menyampaikan pandangan umum sesuai jadwal.

Facebook Comments Box

Penulis : Budhi

Editor : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dibuka Kadisdik Bondowoso, Kemah Santri di Ponpes Darul Falah Tekankan Karakter dan Peduli Lingkungan
Sambut Hari Santri, BRI Bondowoso Perluas Pelayanan di Pesantren Tamanan
Entry Meeting BPK RI di RSUD Koesnadi, Fokus Perbaikan Layanan Rumah Sakit
Jawa Timur Jadi Pilot Project, Bondowoso Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital
Prestasi Siswa Bondowoso Diapresiasi Bupati, Dukungan Anggaran Ekstrakurikuler Masih Jadi PR Disdik
Camat Pujer Paparkan Capaian Pencegahan Stunting 2026, Angka Stunting Turun dan Pendampingan TPK Capai 100 Persen
110 KDKMP di Bondowoso Rampung 100 Persen, 94 Titik Lolos Verval Mabes TNI dan Siap Dioperasikan
PKB Bondowoso Dikukuhkan, Ahmad Dhafir Bidik Tambah Kursi di 2029
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:41 WIB

Dibuka Kadisdik Bondowoso, Kemah Santri di Ponpes Darul Falah Tekankan Karakter dan Peduli Lingkungan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Sambut Hari Santri, BRI Bondowoso Perluas Pelayanan di Pesantren Tamanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Entry Meeting BPK RI di RSUD Koesnadi, Fokus Perbaikan Layanan Rumah Sakit

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Jawa Timur Jadi Pilot Project, Bondowoso Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Prestasi Siswa Bondowoso Diapresiasi Bupati, Dukungan Anggaran Ekstrakurikuler Masih Jadi PR Disdik

Berita Terbaru