Rakor Bareng Komisi IV DPRD Bondowoso, Ini Kata Direktur RSUD Koesnadi

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD Bondowoso, dr Yus Priyatna saat di konfirmasi

Direktur RSUD Bondowoso, dr Yus Priyatna saat di konfirmasi

Rakor Bareng Komisi IV DPRD Bondowoso, Ini Kata Direktur RSUD Koesnadi

limadetik.com/, BONDOWOSO – Serapan anggaran RSUD Koesnadi Bondowoso pada tahun anggaran 2025 mencapai 89 persen. Capaian tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPRD Bondowoso saat membahas Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Direktur RSUD Koesnadi Bondowoso, Dr. Yus Priyatna, mengatakan angka serapan anggaran tersebut sempat menjadi perhatian anggota Komisi IV DPRD Bondowoso.

Menurutnya, terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi realisasi anggaran rumah sakit.

Ia menjelaskan, salah satu penyebabnya adalah meningkatnya belanja obat-obatan dan bahan habis pakai yang harus dipenuhi rumah sakit untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Baca Juga  Tidak Munculnya Hasil OSN, Ini Tanggapan Kadispendik Bondowoso

"Kami memperbesar belanja karena ada peningkatan kebutuhan obat dan bahan habis pakai. Selain itu juga dipengaruhi kenaikan harga obat ketika nilai tukar dolar sempat menyentuh Rp18 ribu dan kenaikan harga BBM yang cukup besar," ujar dr Yus saat ditanya limadetik.com/, Jum'at (10/7/2026).

Meski demikian, Yus menegaskan apabila dihitung berdasarkan target awal pendapatan sebesar Rp163 miliar, realisasi yang dicapai sebenarnya hampir menyentuh 100 persen.

Ia menjelaskan, pendapatan rumah sakit bahkan berpotensi mencapai Rp175 miliar dari target sebesar Rp182 miliar atau sekitar 96 persen apabila seluruh klaim pelayanan kepada BPJS Kesehatan telah dibayarkan pada tahun yang sama.

"BPJS memang baru melakukan pembayaran pada Januari 2026. Jadi kalau dihitung berdasarkan pelayanan yang sudah diberikan selama 2025, sebenarnya capaian pendapatan kami sekitar 96 persen. Hanya saja secara administrasi pembayarannya masuk pada tahun berikutnya," jelasnya.

Baca Juga  BSBK Bondowoso Geser Anggaran untuk Perbaikan Jembatan Wonoboyo di Rancangan Perubahan KUA PPAS 2026

Dalam rapat tersebut, Komisi IV DPRD Bondowoso juga memberikan sejumlah rekomendasi kepada manajemen rumah sakit. Salah satu yang menjadi perhatian adalah peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Dr. Yus, DPRD juga mendorong agar berbagai peralatan kesehatan yang telah dimiliki dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang pelayanan medis.

Ia menyebut salah satu fasilitas yang kini sudah kembali beroperasi adalah alat CT Scan yang sebelumnya menjalani proses perbaikan. Dengan berfungsinya kembali alat tersebut, pelayanan diagnostik diharapkan semakin optimal.

Baca Juga  PKG Jemput Bola Menghantarkan Puskesmas Tamanan Dapat Penghargaan

"Alhamdulillah CT Scan sudah diperbaiki. Sekarang tinggal bagaimana seluruh pelayanan terus kita tingkatkan kualitasnya," katanya.

Terkait ketersediaan obat, Dr. Yus memastikan hingga saat ini stok obat dan bahan medis habis pakai dalam kondisi aman. Bahkan, RSUD Koesnadi Bondowoso tidak memiliki tunggakan utang kepada penyedia obat.

Sebagai bahan evaluasi sekaligus pengembangan layanan pada 2026, pihak rumah sakit juga akan menindaklanjuti usulan DPRD untuk melengkapi sejumlah peralatan medis khusus.

"Salah satunya adalah penyediaan alat katerisasi untuk layanan urologi, sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus meningkat sesuai kebutuhan pasien, " pungkas dr Yus.

Facebook Comments Box

Penulis : Budhi

Editor : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Penyimpangan, Kejaksaan Ingatkan Kepala Sekolah Soal Aturan Revitalisasi Sekolah
Kurang dari 12 Jam, Polres Bondowoso Amankan Terduga Pembuat Video Penistaan Al-Qur’an
261 Anak PAUD-TK Se-Bondowoso Adu Kreativitas di Final Lomba Mewarnai YPLP
BPKAD Bondowoso: KKPD Bikin Belanja OPD Tertib, Transparan dan Mudah Dilacak
Atasi Kekeringan, Bupati Bondowoso Tinjau 74 Titik Irpom yang Mampu Airi 1.110 Hektare Sawah
50 Ribu Peserta Padati JAKA SOPAN ke-9 Pondok Pesantren Al-Islah Bondowoso
Kolaborasi Pemkab-OJK-ILO Hidupkan Kembali Kejayaan Kopi Bondowoso, Bidik Pasar Eropa Lewat Ekosistem Terintegrasi
Kejar Target Nasional 30 Persen, Bondowoso Percepat Aktivasi IKD Lewat Peran Kecamatan dan Desa
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Cegah Penyimpangan, Kejaksaan Ingatkan Kepala Sekolah Soal Aturan Revitalisasi Sekolah

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Kurang dari 12 Jam, Polres Bondowoso Amankan Terduga Pembuat Video Penistaan Al-Qur’an

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:18 WIB

261 Anak PAUD-TK Se-Bondowoso Adu Kreativitas di Final Lomba Mewarnai YPLP

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:51 WIB

BPKAD Bondowoso: KKPD Bikin Belanja OPD Tertib, Transparan dan Mudah Dilacak

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Atasi Kekeringan, Bupati Bondowoso Tinjau 74 Titik Irpom yang Mampu Airi 1.110 Hektare Sawah

Berita Terbaru