Hari Koperasi Nasional Jadi Momentum Penguatan Ekonomi Rakyat, DKUPP Sumenep Soroti Kinerja Koperasi Tembus Rp330 Miliar

- Redaksi

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paling kiri, Kepala DKUPP Sumenep, Moh. Ramli

Paling kiri, Kepala DKUPP Sumenep, Moh. Ramli

Hari Koperasi Nasional Jadi Momentum Penguatan Ekonomi Rakyat, DKUPP Sumenep Soroti Kinerja Koperasi Tembus Rp330 Miliar

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Melalui berbagai program penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, koperasi diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Peringatan Harkopnas yang digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (16/7/2026), menjadi ajang konsolidasi gerakan koperasi sekaligus penguatan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun koperasi yang sehat, profesional, dan berdaya saing.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, mengatakan peringatan Hari Koperasi Nasional memiliki makna strategis dalam memperkuat kontribusi koperasi terhadap pembangunan ekonomi nasional.

BACA JUGA  Pascabimtek, Pelaporan LKPM Sumenep Melonjak 384 Kali Lipat, Target Triwulan II Terlampaui

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2024 tentang Peringatan Hari Koperasi Nasional yang menempatkan koperasi sebagai instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Momentum Hari Koperasi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat, partisipasi, dan kontribusi gerakan koperasi agar semakin mampu menjawab tantangan ekonomi saat ini,” ujar Moh. Ramli.

Ia menjelaskan, rangkaian peringatan Harkopnas telah dimulai sejak 17 Juni 2026 melalui berbagai kegiatan yang berorientasi pada penguatan kelembagaan koperasi. Agenda tersebut meliputi pelatihan perkoperasian, penguatan gerakan koperasi, sosialisasi kepada pelaku koperasi, hingga pelatihan bagi pengurus dan anggota koperasi dari berbagai daerah.

BACA JUGA  Petik Laut Masalembu Kembali Bergema, Warisan Budaya yang Menjaga Harmoni Laut dan Kehidupan

Selain itu, workshop, seminar, dan diskusi juga digelar untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus memperkuat tata kelola koperasi agar semakin akuntabel dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ramli mengungkapkan, perkembangan koperasi di Sumenep menunjukkan tren positif. Koperasi yang menjadi penyelenggara kegiatan tahun ini mencatat total volume usaha mencapai lebih dari Rp330 miliar, dengan Sisa Hasil Usaha (SHU) melampaui Rp11,9 miliar.

BACA JUGA  Jelang Batas Akhir Pelaporan, DPMPTSP Sumenep Intensif Dampingi Pelaku Usaha Sampaikan LKPM

“Capaian tersebut menjadi bukti bahwa koperasi terus tumbuh dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian masyarakat. Ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan kepada anggota,” katanya.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan Harkopnas mampu memperkuat gerakan koperasi di Kabupaten Sumenep sehingga semakin mandiri, profesional, dan mampu menjadi lembaga ekonomi yang sehat.

“Kami ingin koperasi tidak hanya berkembang secara kelembagaan, tetapi juga benar-benar menjadi kekuatan ekonomi masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah,” pungkas Ramli.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergi dengan PWI, Kapolresta Sumenep Kenalkan Program “Halo Kapolresta”
Belum Ada TIHT 2026, Petani Tembakau Sumenep Dibayangi Ancaman Harga Anjlok
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas OPD, Serapan Anggaran Tak Lagi Jadi Tolok Ukur Utama
BAPPEDA Sumenep Matangkan RKPD 2027, Pastikan Aspirasi Daratan hingga Kepulauan Masuk Prioritas Pembangunan
Bupati Achmad Fauzi Dorong Pertanian Modern, Kebun Hidroponik IRA Farm Jadi Contoh Ketahanan Pangan Berbasis Inovasi
Inspektur Sumenep Tekankan Disiplin ASN, Sebut Integritas Kunci Kepercayaan Publik
Tiga Rumah di Perumahan Batu Kencana Sumenep Terbakar, Satu Penghuni Alami Luka Bakar
Patroli Skala Besar Warnai Malam Minggu di Sumenep, Kapolresta Luncurkan Layanan “HALO KAPOLRESTA”

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:12 WIB

Perkuat Sinergi dengan PWI, Kapolresta Sumenep Kenalkan Program “Halo Kapolresta”

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:15 WIB

Belum Ada TIHT 2026, Petani Tembakau Sumenep Dibayangi Ancaman Harga Anjlok

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:20 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas OPD, Serapan Anggaran Tak Lagi Jadi Tolok Ukur Utama

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:21 WIB

BAPPEDA Sumenep Matangkan RKPD 2027, Pastikan Aspirasi Daratan hingga Kepulauan Masuk Prioritas Pembangunan

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:28 WIB

Bupati Achmad Fauzi Dorong Pertanian Modern, Kebun Hidroponik IRA Farm Jadi Contoh Ketahanan Pangan Berbasis Inovasi

Berita Terbaru

Noris Soleh

Opini

Pesantren dan Dinamika Perkembangan Zaman

Kamis, 23 Jul 2026 - 20:55 WIB