Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas OPD, Serapan Anggaran Tak Lagi Jadi Tolok Ukur Utama

- Redaksi

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas OPD, Serapan Anggaran Tak Lagi Jadi Tolok Ukur Utama

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memperketat pengawasan terhadap kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), pemerintah daerah menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak lagi diukur sebatas tingginya serapan anggaran, melainkan dari capaian program dan dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel sekaligus mendorong birokrasi lebih transparan, profesional, dan berorientasi pada hasil.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, mengatakan setiap perangkat daerah dituntut mampu mempertanggungjawabkan seluruh program yang dijalankan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan.

BACA JUGA  Perkuat Peran Mabigus, Kwaran Batuputih Gembleng Kepala Sekolah dan Pembina Pramuka Lewat Diklat Orientasi

“Akuntabilitas bukan hanya kewajiban administratif, tetapi komitmen untuk memastikan setiap kebijakan dan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Arif, Kamis (18/7/2026) lalu.

Menurutnya, Bappeda terus melakukan pencermatan terhadap keselarasan antara dokumen perencanaan dengan implementasi program di masing-masing OPD. Evaluasi dilakukan secara berkala agar seluruh agenda pembangunan berjalan sesuai target dan indikator kinerja yang telah ditetapkan.

Arif menegaskan, pembangunan daerah tidak boleh berhenti pada angka-angka realisasi anggaran. Program pemerintah harus mampu menghasilkan perubahan yang terukur, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjawab kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA  Korban Kebakaran Kapal Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siagakan Seluruh Unsur

“Keberhasilan pembangunan bukan sekadar soal anggaran yang terserap, tetapi bagaimana program tersebut mencapai sasaran dan memberikan dampak yang nyata,” tegasnya.

Untuk memperkuat pengendalian program, Bappeda juga mewajibkan setiap OPD membangun sistem pelaporan yang akurat, terintegrasi, dan disampaikan tepat waktu.

Mekanisme tersebut lanjut Arif, dinilai penting agar setiap kendala yang muncul selama pelaksanaan program dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti.

Dengan sistem pelaporan yang lebih baik, pemerintah daerah dapat melakukan evaluasi secara cepat sehingga pelayanan publik tetap berjalan optimal tanpa menghambat target pembangunan.

BACA JUGA  Batik Sumenep Tampil Elegan, Pemkab Jadikan Fashion Show sebagai Gerakan Lestarikan Budaya dan Dongkrak UMKM

Arif menambahkan, akuntabilitas merupakan fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang bersih, efektif, dan dipercaya masyarakat.

Karena itu, tambah dia, seluruh perangkat daerah diminta bekerja secara terukur, transparan, serta mampu mempertanggungjawabkan setiap rupiah anggaran yang digunakan.

“Kinerja yang dapat diukur dan dipertanggungjawabkan adalah modal utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah,” ujarnya.

Melalui penguatan akuntabilitas di seluruh OPD, Pemkab Sumenep berharap kualitas pembangunan semakin efektif, tepat sasaran, serta mampu menghasilkan pelayanan publik yang lebih responsif dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes P2KB Sumenep Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di JJS BPRS Bhakti Sumekar
Ratusan Karyawan BPRS Bhakti Sumekar Turun ke Jalan, Wabup Sumenep Bicara Makna Kemerdekaan
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Soliditas Karyawan
Perkuat Peran Mabigus, Kwaran Batuputih Gembleng Kepala Sekolah dan Pembina Pramuka Lewat Diklat Orientasi
Lepas Kontingen Jambore Nasional, Wabup Sumenep: Jaga Disiplin dan Harumkan Nama Daerah
BPRS Bhakti Sumekar Optimistis Pramuka Sumenep Mampu Harumkan Nama Daerah di Jambore Nasional
Korban Kebakaran Kapal Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siagakan Seluruh Unsur
Menhub Temui Bupati Sumenep, Sinergi Pusat-Daerah Diperkuat Tangani Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di JJS BPRS Bhakti Sumekar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Ratusan Karyawan BPRS Bhakti Sumekar Turun ke Jalan, Wabup Sumenep Bicara Makna Kemerdekaan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Semangat Kemerdekaan Jadi Energi BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Soliditas Karyawan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Perkuat Peran Mabigus, Kwaran Batuputih Gembleng Kepala Sekolah dan Pembina Pramuka Lewat Diklat Orientasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Lepas Kontingen Jambore Nasional, Wabup Sumenep: Jaga Disiplin dan Harumkan Nama Daerah

Berita Terbaru