Penghuni Kos Digegerkan Penemuan Pria Tewas di Kamar Tertutup, Polisi Lakukan Penyelidikan

- Redaksi

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polosi dan Tim Inafis serta dokter RSUD Sumenep saat melakukan evaluasi mayat

Polosi dan Tim Inafis serta dokter RSUD Sumenep saat melakukan evaluasi mayat

Penghuni Kos Digegerkan Penemuan Pria Tewas di Kamar Tertutup, Polisi Lakukan Penyelidikan

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Warga Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya, Rabu (15/7/2026).

Korban diketahui berinisial AS (38), seorang pekerja swasta yang sehari-hari berjualan tahu bulat dan telah menghuni kamar kos tersebut selama lebih dari lima tahun.

Peristiwa itu pertama kali terungkap setelah sejumlah penghuni kos merasa curiga karena korban tidak terlihat keluar kamar hingga menjelang siang. Berbeda dari biasanya, korban juga tidak memberikan respons saat beberapa kali dipanggil oleh rekan-rekannya.

BACA JUGA  SKK Migas–MedcoEnergi Gandeng Media Sumenep, Perkuat Literasi Publik tentang Industri Hulu Migas

Merasa ada yang tidak beres, para penghuni kemudian menghubungi pemilik usaha tempat korban bekerja. Setelah kamar berhasil dibuka, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Sumenep Kota bersama Tim INAFIS Satreskrim Polresta Sumenep, personel Satreskrim, Sat Samapta, serta tenaga medis dari RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, memeriksa sejumlah saksi, serta mengevakuasi jenazah ke rumah sakit.

Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Sumenep Kota AKP Maliyanto Effendi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penanganan dilakukan sesuai prosedur guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

BACA JUGA  Pascabimtek, Pelaporan LKPM Sumenep Melonjak 384 Kali Lipat, Target Triwulan II Terlampaui

“Petugas telah melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, serta mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan penyelidikan, seperti identitas korban, telepon seluler, dan barang-barang lain yang ditemukan di lokasi,” ujar AKP Maliyanto.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi memperoleh informasi bahwa korban dikenal sebagai pribadi yang pendiam. Sementara itu, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Meski demikian, kepolisian menegaskan proses penyelidikan tetap dilaksanakan secara profesional untuk memastikan seluruh fakta yang ada serta memastikan tidak terdapat unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

BACA JUGA  Dari Desa Bangun Ekonomi, Bupati Achmad Fauzi Dorong Koperasi Merah Putih Lebih Modern

Polresta Sumenep juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi orang-orang di lingkungan sekitar. Perubahan perilaku, kondisi kesehatan, maupun tekanan psikologis yang dialami seseorang diharapkan tidak diabaikan, sehingga dapat segera memperoleh perhatian dari keluarga maupun layanan kesehatan apabila diperlukan.

“Peran keluarga, tetangga, dan lingkungan sangat penting dalam membangun kepedulian sosial. Jika melihat seseorang mengalami perubahan yang mengkhawatirkan, segera berikan dukungan dan bantu menghubungkannya dengan pihak keluarga atau tenaga kesehatan,” tutup AKP Maliyanto.

Hingga kini, kepolisian masih melengkapi administrasi penyelidikan sebagai bagian dari penanganan perkara sesuai ketentuan yang berlaku.

Facebook Comments Box

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergi dengan PWI, Kapolresta Sumenep Kenalkan Program “Halo Kapolresta”
Belum Ada TIHT 2026, Petani Tembakau Sumenep Dibayangi Ancaman Harga Anjlok
Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas OPD, Serapan Anggaran Tak Lagi Jadi Tolok Ukur Utama
BAPPEDA Sumenep Matangkan RKPD 2027, Pastikan Aspirasi Daratan hingga Kepulauan Masuk Prioritas Pembangunan
Bupati Achmad Fauzi Dorong Pertanian Modern, Kebun Hidroponik IRA Farm Jadi Contoh Ketahanan Pangan Berbasis Inovasi
Inspektur Sumenep Tekankan Disiplin ASN, Sebut Integritas Kunci Kepercayaan Publik
Tiga Rumah di Perumahan Batu Kencana Sumenep Terbakar, Satu Penghuni Alami Luka Bakar
Patroli Skala Besar Warnai Malam Minggu di Sumenep, Kapolresta Luncurkan Layanan “HALO KAPOLRESTA”

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:12 WIB

Perkuat Sinergi dengan PWI, Kapolresta Sumenep Kenalkan Program “Halo Kapolresta”

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:15 WIB

Belum Ada TIHT 2026, Petani Tembakau Sumenep Dibayangi Ancaman Harga Anjlok

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:20 WIB

Bappeda Sumenep Perketat Akuntabilitas OPD, Serapan Anggaran Tak Lagi Jadi Tolok Ukur Utama

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:21 WIB

BAPPEDA Sumenep Matangkan RKPD 2027, Pastikan Aspirasi Daratan hingga Kepulauan Masuk Prioritas Pembangunan

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:28 WIB

Bupati Achmad Fauzi Dorong Pertanian Modern, Kebun Hidroponik IRA Farm Jadi Contoh Ketahanan Pangan Berbasis Inovasi

Berita Terbaru

Noris Soleh

Opini

Pesantren dan Dinamika Perkembangan Zaman

Kamis, 23 Jul 2026 - 20:55 WIB