Tempat Pembakaran Berserakan, KKN Posko 36 Hadirkan Rocket Stove di MI Darul Ulum Banmaling

- Penulis

Kamis, 10 September 2026 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu kegiatan Mahasiswa KKN Posko 36 Universitas Annuqayah

Salah satu kegiatan Mahasiswa KKN Posko 36 Universitas Annuqayah

Tempat Pembakaran Berserakan, KKN Posko 36 Hadirkan Rocket Stove di MI Darul Ulum Banmaling

LIMADETIK.COM, SUMENEP — Tempat pembakaran yang berserakan di lingkungan madrasah tak dibiarkan menjadi masalah berlarut. Mahasiswa KKN Universitas Annuqayah Posko 36 Pondok Pesantren Darul Ulum justru mengubah persoalan tersebut menjadi sebuah inovasi dengan menghadirkan teknologi rocket stove atau kompor roket ramah lingkungan di MI Desa Banmaling, Kecamatan Giligenting, Sumenep.

Inovasi tersebut direalisasikan pada Senin (7/9/2026) sebagai salah satu program kerja unggulan KKN Posko 36. Teknologi sederhana itu dirancang untuk membuat aktivitas pembakaran di lingkungan madrasah lebih efisien, tertata, sekaligus mengurangi kepulan asap yang selama ini berpotensi mengganggu lingkungan sekitar.

Baca Juga  “Halo Kapolresta” Diserbu Warga, Respons Tinggi Bikin Layanan Pengaduan Sempat Down

Persoalan tersebut menjadi perhatian mahasiswa setelah melihat kondisi tempat pembakaran yang tersebar di sekitar madrasah. Alih-alih hanya melakukan penataan, mahasiswa memilih menghadirkan solusi teknologi tepat guna yang dapat digunakan secara langsung oleh pihak madrasah.

Perwakilan KKN Posko 36, Syaifur Rahman, mengatakan rocket stove tidak hanya dirancang untuk membantu operasional madrasah, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi bagi siswa mengenai penerapan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

“Prinsip kerja rocket stove mengandalkan sirkulasi udara vertikal di ruang bakar berbentuk L. Hal ini membuat oksigen tersuplai sempurna, sehingga efisiensi pembakaran dapat meningkat dan asap pekat yang biasanya mengganggu juga berkurang drastis,” ujar Syaifur Rahman.

Baca Juga  Bupati Achmad Fauzi Dorong Pertanian Modern, Kebun Hidroponik IRA Farm Jadi Contoh Ketahanan Pangan Berbasis Inovasi

Menurutnya, penerapan teknologi tersebut menjadi bukti bahwa program KKN tidak harus berhenti pada kegiatan seremonial. Persoalan yang ditemukan di tengah masyarakat dapat menjadi titik awal lahirnya inovasi yang sederhana, tetapi memiliki manfaat nyata.

Langkah mahasiswa tersebut mendapat apresiasi dari Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum, K. Adam, S.Pd. Ia menilai inovasi yang dibuat KKN Posko 36 menunjukkan adanya kepekaan mahasiswa terhadap kebutuhan masyarakat di sekitar lokasi pengabdian.

“Kami sangat mengapresiasi kerja nyata adik-adik KKN Posko 36. Inovasi kompor roket ini sangat bermanfaat menunjang aktivitas madrasah agar tertata dengan baik. Lebih dari itu, ini menjadi contoh nyata bagaimana ilmu pengetahuan bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Baca Juga  HUT ke-81 RI, Bupati Achmad Fauzi: Kemerdekaan Adalah Anugerah Sekaligus Amanah

Melalui serah terima sarana tersebut, tim KKN Posko 36 berharap rocket stove dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pihak madrasah. Tidak hanya itu, teknologi tersebut diharapkan dapat direplikasi secara mandiri oleh masyarakat Desa Banmaling.

Bagi mahasiswa KKN Posko 36, persoalan sederhana di lingkungan madrasah ternyata bisa menjadi pintu masuk bagi sebuah perubahan. Dari tempat pembakaran yang berserakan, lahir solusi teknologi yang lebih tertata, efisien, dan berwawasan lingkungan.

Facebook Comments Box

Penulis : Abbadi

Editor : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putri Personel Polresta Sumenep Sabet Emas Olimpiade Matematika Internasional HKIMO 2026
Tak Sekadar Bantuan, KEI Buka Jalan bagi UMKM Perempuan Pagerungan Kecil
Gaktibplin Polresta Sumenep Digelar Sejak Pagi, Personel Dituntut Jadi Teladan Berlalu Lintas
Pilkades Serentak Sumenep 2027 Mulai Diproses, E-Voting Tetap Diusulkan untuk Wilayah Daratan
Saat Lepas Kontingen POPDA XV Jatim, Wabup Sumenep Tekankan Sportivitas dan Nama Baik Daerah
Merpati Gingging Punya Nama hingga Nasional, Pemkab Sumenep Didorong Gelar Kontes Resmi
Soal Dugaan Penggelapan Kapal, Sulaisi Sebut Argumentasi Hukum Kurniadi Ngawur dan Menyesatkan
Festival Banjari Piala DRT The Big Family Meriahkan Hari Santri, Gus Khoiron Siap Hadir di Rubaru
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Putri Personel Polresta Sumenep Sabet Emas Olimpiade Matematika Internasional HKIMO 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Tak Sekadar Bantuan, KEI Buka Jalan bagi UMKM Perempuan Pagerungan Kecil

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Gaktibplin Polresta Sumenep Digelar Sejak Pagi, Personel Dituntut Jadi Teladan Berlalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Pilkades Serentak Sumenep 2027 Mulai Diproses, E-Voting Tetap Diusulkan untuk Wilayah Daratan

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Saat Lepas Kontingen POPDA XV Jatim, Wabup Sumenep Tekankan Sportivitas dan Nama Baik Daerah

Berita Terbaru