Setuju P-APBD 2026 dengan Catatan, Fraksi Gerindra Soroti Defisit Rp145,1 Miliar dan Kenaikan Belanja Barang Jasa

- Penulis

Jumat, 11 September 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abdul Madjid saat menyalami Bupati Bondowoso

Abdul Madjid saat menyalami Bupati Bondowoso

Setuju P-APBD 2026 dengan Catatan, Fraksi Gerindra Soroti Defisit Rp145,1 Miliar dan Kenaikan Belanja Barang Jasa

LIMADETIK.COM, BONDOWOSO – Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Kabupaten Bondowoso menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 untuk ditetapkan menjadi Perda. Namun persetujuan itu disertai sejumlah catatan kritis, terutama terkait membengkaknya defisit hingga Rp145,1 miliar.

Pendapat akhir itu disampaikan Juru Bicara Fraksi Gerindra, Abd. Majid, S.Pd., dalam Rapat Paripurna DPRD Bondowoso, Jumat (11/9/2026).

Fraksi Gerindra mencatat defisit P-APBD 2026 naik signifikan dari Rp34,1 miliar menjadi Rp145,1 miliar. Kenaikan itu terjadi karena belanja naik 7,87% sementara pendapatan hanya naik 1,95%.

Baca Juga  Cegah Penyimpangan, Kejaksaan Ingatkan Kepala Sekolah Soal Aturan Revitalisasi Sekolah

“Kami mengingatkan agar penggunaan SILPA sebesar Rp145 M ini benar-benar terukur dan tidak dipakai ganda. Jangan sampai kita mewariskan beban ke APBD 2027,” tegas Abd. Majid.

Efisiensi Pegawai Habis untuk Belanja Barang Jasa.

Fraksi Gerindra mengapresiasi penurunan Belanja Pegawai sebesar Rp15,01 miliar sejalan dengan arahan pemerintah pusat menekan 30%. Namun efisiensi tersebut dinilai “habis” karena Belanja Barang dan Jasa justru naik Rp66,35 miliar atau 11,45%.

Fraksi mendesak rincian penggunaan Rp66,3 miliar itu diperjelas.

“Jangan sampai hanya habis untuk ATK, perjalanan dinas, dan kegiatan seremonial. Harus prioritas untuk RSUD, alat kesehatan, dan pelayanan dasar rakyat,” ujarnya.

Baca Juga  Prestasi Membanggakan, Tiga Pelajar Bondowoso Siap Berlaga di OSN Nasional Agustus 2026

Hibah Naik 13,16%, Harus Tepat Sasaran ke UMKM

Catatan lain adalah kenaikan Belanja Hibah sebesar Rp6,64 miliar atau 13,16%. Gerindra meminta dana Rp6,6 miliar itu diprioritaskan untuk:

1. Penguatan 38 ribu UMKM sesuai KUA-PPAS
2. Klaster Kopi dan Tembakau Bondowoso
3. Bantuan ke Desa, Masjid, dan Sekolah yang benar-benar membutuhkan.

Fraksi juga meminta dilakukan verifikasi agar tidak terjadi “politik anggaran”.

Desak Timeline Jelas untuk Kegiatan Lanjutan dan PJU.

Terkait kegiatan yang belum selesai di 2025 termasuk PJU, Gerindra mendukung penggunaan SILPA untuk penyelesaian. Tapi wajib ada timeline jelas agar tidak molor dan menumpuk SILPA lagi di akhir 2026.

Baca Juga  Di Tengah Keprihatinan, Demokrat Bondowoso Gelar Lomba Rakyat Sederhana di Wringin

Kesimpulan: Setuju dengan Catatan

“Dengan mempertimbangkan kepentingan rakyat Bondowoso, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Bondowoso MENYETUJUI DENGAN CATATAN Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah,” kata Abd. Majid.

Ia menekankan efisiensi di pegawai harus diikuti efisiensi di barang jasa.

“Jangan sampai ‘hemat di depan, boros di belakang’. Kami berharap P-APBD 2026 ini benar-benar berpihak pada rakyat kecil, petani, UMKM, dan mempercepat pembangunan infrastruktur di Bondowoso.” sambungnya.

Rapat ditutup dengan harapan agar keputusan yang diambil mendapat ridho Allah SWT dan membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bondowoso.

Facebook Comments Box

Penulis : Budhi

Editor : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Penyimpangan, Kejaksaan Ingatkan Kepala Sekolah Soal Aturan Revitalisasi Sekolah
Kurang dari 12 Jam, Polres Bondowoso Amankan Terduga Pembuat Video Penistaan Al-Qur’an
261 Anak PAUD-TK Se-Bondowoso Adu Kreativitas di Final Lomba Mewarnai YPLP
BPKAD Bondowoso: KKPD Bikin Belanja OPD Tertib, Transparan dan Mudah Dilacak
Atasi Kekeringan, Bupati Bondowoso Tinjau 74 Titik Irpom yang Mampu Airi 1.110 Hektare Sawah
50 Ribu Peserta Padati JAKA SOPAN ke-9 Pondok Pesantren Al-Islah Bondowoso
Kolaborasi Pemkab-OJK-ILO Hidupkan Kembali Kejayaan Kopi Bondowoso, Bidik Pasar Eropa Lewat Ekosistem Terintegrasi
Kejar Target Nasional 30 Persen, Bondowoso Percepat Aktivasi IKD Lewat Peran Kecamatan dan Desa
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Cegah Penyimpangan, Kejaksaan Ingatkan Kepala Sekolah Soal Aturan Revitalisasi Sekolah

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Kurang dari 12 Jam, Polres Bondowoso Amankan Terduga Pembuat Video Penistaan Al-Qur’an

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:18 WIB

261 Anak PAUD-TK Se-Bondowoso Adu Kreativitas di Final Lomba Mewarnai YPLP

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:51 WIB

BPKAD Bondowoso: KKPD Bikin Belanja OPD Tertib, Transparan dan Mudah Dilacak

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Atasi Kekeringan, Bupati Bondowoso Tinjau 74 Titik Irpom yang Mampu Airi 1.110 Hektare Sawah

Berita Terbaru